Sadis! Tiga Pekerja Percetakan di Senen Diborgol, Keluarga Diminta Tebus Rp50 Juta

Minggu 28 Jun 2026, 11:46 WIB
Dituduh mencuri, tiga pekerja percetakan di Bungur, Senen, Jakarta Pusat, diduga disekap selama hampir tiga pekan dan diminta uang tebusan Rp50 juta per orang. (Sumber: Istimewa)
Dituduh mencuri, tiga pekerja percetakan di Bungur, Senen, Jakarta Pusat, diduga disekap selama hampir tiga pekan dan diminta uang tebusan Rp50 juta per orang. (Sumber: Istimewa)

SENEN, POSKOTA.CO.ID - Tiga pekerja di sebuah percetakan di kawasan Bungur, Senen, Jakarta Pusat, menjadi korban penyekapan selama hampir tiga pekan setelah dituduh mencuri pelat.

Para pelaku juga diduga meminta uang tebusan sebesar Rp50 juta kepada keluarga korban dengan janji akan membebaskan korban.

Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan, kasus itu terungkap setelah polisi menerima laporan dugaan penyekapan di sebuah percetakan di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Tiga korban yang disekap masing-masing berinisial TS, 24 tahun, MRJ, 20 tahun, dan AS, 19 tahun.

"Pada saat petugas yang mendatangi lokasi menemukan tiga korban dalam kondisi kaki diborgol dan diikat menggunakan tali baja serta rantai besi," ujar Widodo, kepada awak media, Sabtu, 27 Juni 2026.

Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Razia di Tangerang, Polisi Sita Kunci Letter T

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Widodo, penyekapan diduga berawal saat TS dituduh melakukan pencurian pelat cetak di percetakan tempatnya bekerja. TS kemudian disebut mengaku melakukan pencurian bersama dua rekannya sehingga ketiganya disekap oleh pihak perusahaan.

Lanjut Widodo, para korban tidak hanya ditahan secara paksa, tetapi juga dimintai uang tebusan dengan alasan mengganti kerugian akibat dugaan pencurian.

Keluarga korban disebut diminta membayar Rp50 juta per orang dengan janji korban akan dibebaskan setelah uang diterima.

"Salah satu keluarga korban telah menyerahkan uang tersebut, namun korban tetap tidak dilepaskan dan masih disekap," ucap Widodo.

Baca Juga: GAC Indonesia Perluas Jaringan Dealer hingga Akhir 2026, Layanan AION dan HYPTEC Makin Dekat


News Update