“Setuju. Yang kita harapkan jangan melulu kepentingan parpolnya, sementara mengabaikan kepentingan rakyat. Ini aspirasi rakyat, utamanya terhadap program pro rakyat kecil jangan terpinggirkan,” kata Heri.
“ Semoga kehendak rakyat menjadi yang utama, bukan kehendak pribadinya, kepentingan politiknya dengan mengatasnamakan kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” ujar Yudi lagi.
“Rakyat yang mana?” tanya Heri.
Ya rakyat Indonesia, utama nya wong cilik bukan kaum elite. Wong cilik seperti kita ini, kelompok buruh atau pekerja, petani, nelayan, mereka yang tidak memiliki pekerjaan tetap, kelompok marginal,” kata Heri.
“Kita meyakni para elite politik masih konsisten memperjuangkan wong alit, bukan kaum elite,” urai mas Bro.
