Di bawah kepemimpinannya, berbagai aksi dan advokasi terkait upah minimum, perlindungan tenaga kerja, hingga kebijakan ketenagakerjaan nasional terus menjadi perhatian publik.
Memimpin Partai Buruh
Tidak hanya aktif dalam gerakan serikat pekerja, Said Iqbal juga terjun ke dunia politik.
Pada 2021, ia terpilih sebagai Presiden Partai Buruh yang kembali dibentuk sebagai wadah politik bagi kelompok pekerja, petani, nelayan, serta masyarakat kelas pekerja lainnya.
Kehadiran Partai Buruh di bawah kepemimpinannya menjadi salah satu upaya untuk memperjuangkan aspirasi pekerja melalui jalur politik dan legislasi.
Raih Penghargaan Internasional
Dedikasi Said Iqbal dalam memperjuangkan hak-hak pekerja juga mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Ia pernah menerima penghargaan dari serikat pekerja di Belanda atas kontribusinya dalam membela kepentingan dan kesejahteraan buruh.
Penghargaan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu figur penting dalam gerakan pekerja, baik di Indonesia maupun di tingkat global.
Dengan rekam jejak panjang di bidang ketenagakerjaan dan organisasi buruh, Said Iqbal dinilai memiliki pengalaman yang relevan apabila dipercaya mengemban jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.
Peran tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan kalangan pekerja dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak kepada dunia ketenagakerjaan Indonesia.
