Melalui kolom ini pun, kami acap mengulas soal integritas dan moralitas guna menyiapkan generasi emas menuju Indonesia 2045.
Kita harus mampu menunjukkan bahwa ‘people of integrity’ sebagai jati diri yang tidak terkoyak oleh keadaan, tidak luntur karena pangkat, jabatan dan kekuasaan yang melekat dalam diri.
Dengan begitu orang akan semakin percaya, akan mengikuti kata – katanya, tidak pula timbul prasangka dan curiga, di mana pun posisinya.
Baca Juga: Kopi Pagi: Jujurlah Koreksi Diri
Kini kian dibutuhkan membangun kepercayaan publik guna menghapus keraguan di tengah ancaman beragam krisis dunia, termasuk ekonomi global yang sedang tidak baik – baik saja.
Kepercayaan publik harus diperkuat, di tengah beragam isu internal yang mewarnai kehidupan masyarakat , berbangsa dan bernegara.
Beragam saran dan kritik yang mencuat di ruang publik perlu disikapi secara bijak, direspons melalui aksi nyata dengan melakukan pengabdian terbaiknya kepada rakyat.
Memperbanyak kehadiran pejabat publik mewakili negara dalam upaya menyejahterakan rakyatnya, melindungi rakyatnya dalam memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.
Baca Juga: Kopi Pagi: Erosi Legitimasi
Kesetaraan kesempatan secara nyata dalam mengakses semua kebutuhan, utamanya ekonomi dan hasil pembangunan sebagai cermin keadilan sosial.
Pemberantasan korupsi kian dipertajam dengan menyasar lembaga, badan dan kementerian yang kerap disuarakan publik,termasuk mereshuffle kabinet yang selama ini menjadi beban.
Mengganti pejabat yang diragukan integritasnya bukanlah hal yang tabu dan keliru.
