Kopi Pagi: Membangun Kepercayaan Publik

Senin 08 Jun 2026, 07:00 WIB
Ilustrasi Kopi Pagi. (Sumber: Poskota)
Ilustrasi Kopi Pagi. (Sumber: Poskota)

Pejabat yang dinilai kurang amanah, tidak menepati sumpah dan janjinya tiada henti untuk terus dievaluasi. Terlebih yang tidak menjunjung tinggi kejujuran dalam menjalankan tugas. Jujur dalam pelaksanaan, jujur pula melaporkan hasil kerjanya. Bukan menyembunyikan kepalsuan dengan menutupi fakta sebenarnya.

Mari kita, siapa pun dia, apapun statusnya, terlebih kaum elite dan pejabat publik untuk mengedepankan kejujuran, bukan kepalsuan

Menjadi orang yang senantiasa  menepati janji. Bukan sebaliknya, mengobral janji kepada banyak orang  lain, tapi untuk tidak ditepati, seperti dikatakan

Pak Harmoko dalam kolom “Kopi Pagi” di media ini. 
Hendaknya menjadi pejabat yang berintegritas dengan selalu menjaga amanah yang diberikan, menjalankan sumpah yang telah diucapkan. Bukan mempermainkan sumpah, apalagi bersumpah palsu.
Agama mengajarkan agar kita tidak menyepelekan janji dan sumpah yang telah diucapkan sebelum menjalankan tugas, apalagi diawali dengan kata "Demi Allah."

Pejabat yang amanah,mengedepankan kejujuran, bukan kepalsuan, akan menghapus keraguan publik, bahkan mendongkrak kepercayaan publik kepada pemerintah. Semoga.


Berita Terkait


undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Hadirkan Rasa Malu

undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Selaraskan Ambang Batas

undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Daulat Ekonomi Rakyat

undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Periode Kejar Impian

News Update