POSKOTA.CO.ID - Nama Tommy Indratama belakangan menjadi sorotan usai sosok berinisial TI disebut dalam laporan dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial AM.
Perkara tersebut berkaitan dengan acara private party yang berlangsung di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Februari 2026.
Identitas terlapor sendiri hingga kini masih menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian.
Dalam pemberitaan yang beredar, TI disebut-sebut sebagai Tomy atau Tommy Indratama.
Namun, informasi mengenai identitas lengkap maupun latar belakang pribadinya perlu ditempatkan secara hati-hati karena kepolisian belum secara resmi mengungkap seluruh identitas terlapor.
Perkara ini bermula dari laporan seorang DJ perempuan berinisial AM yang mengaku mengalami dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan saat menghadiri sebuah acara di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi pada 13 Februari 2026. Dua hari kemudian, yakni 15 Februari 2026, AM membuat laporan kepada Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/1266/II/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Kasus tersebut kemudian ditangani penyidik Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA/PPO) Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyidik masih melakukan proses hukum untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap TI.
“Penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tindak lanjut serta status hukum terlapor sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Budi.
Lebih lanjut, polisi memastikan bahwa sosok berinisial TI telah menjalani pemeriksaan.
