Mobil Fortuner akhirnya berhenti di kawasan putaran Bata, Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, dalam kondisi rusak parah. Kaca kendaraan pecah dan sejumlah bagian bodi mengalami kerusakan akibat amukan massa.
Sementara itu, pengemudi mengalami luka di bagian kepala dan langsung diamankan petugas kepolisian yang tiba di lokasi.
Pengemudi Menolak Buat Laporan Polisi
Setelah dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang, pengemudi Fortuner disebut tidak kooperatif saat dimintai keterangan.
Menurut polisi, yang bersangkutan menolak membuat laporan polisi, tidak bersedia menjalani visum, serta menolak mendapatkan perawatan medis.
"Sampai di Polsek, yang bersangkutan tidak bersedia membuat laporan, tidak mau divisum ataupun mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya ia menghubungi orang tuanya untuk dijemput," kata Dhimas.
Sekitar 25 menit kemudian, orang tua pengemudi datang ke kantor polisi dan membawa pulang anaknya. Sementara kendaraan yang rusak dievakuasi menggunakan mobil derek menuju bengkel.
Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan
Meski korban tidak membuat laporan resmi, Polsek Metro Tanah Abang memastikan proses penyelidikan tetap berjalan.
Saat ini polisi berkoordinasi dengan Polsek Tebet untuk menelusuri lokasi awal keributan sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi perusakan kendaraan tersebut.
Polisi juga masih mendalami rangkaian peristiwa yang memicu amuk massa hingga menyebabkan mobil Fortuner mengalami kerusakan berat di kawasan Tanah Abang.
