“Integrasi ini bukan hanya soal penyelesaian persoalan kelembagaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperbesar kontribusi lembaga-lembaga tersebut bagi masyarakat,” terang Imam.
Imam berharap seluruh sivitas akademika, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, alumni, dan masyarakat dapat bersama-sama mendukung proses integrasi yang tengah berlangsung.
Menurutnya, dukungan tersebut penting agar integrasi berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan Islam yang unggul, modern, dan berdaya saing.
“Hari ini yang menang bukan satu pihak atau pihak lainnya, melainkan kepentingan pendidikan. Kesepahaman yang telah dicapai menjadi fondasi penting untuk melangkah ke depan secara bersama-sama,” ucap Imam.
