Obrolan Warteg: Pancasila Bukan Hafalan, tapi Dipraktikkan

Selasa 02 Jun 2026, 17:54 WIB
Hari Kelahiran Pancasila menjadi momentum refleksi untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan, bukan sekadar seremonial. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Hari Kelahiran Pancasila menjadi momentum refleksi untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan, bukan sekadar seremonial. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

“Menjadi tantangan aktual bagi kita semua untuk menghidupkan Pancasila dalam jiwa kita, agar tidak menjadi teks mati di atas kertas dan lembaran menempel di dinding. Bukan semata- mata hafalan anak sekolah dan bagian dari seremonial belaka,” urai mas Bro.

“Setuju Bro. Kita mewarisi Pancasila dengan nilai - nilainya sebagai ideologi yang hidup, bukanlah semata - mata slogan melainkan petunjuk lengkap bagaimana kehidupan sehari hari kita lakukan,” kata Heri.

“Itulah perlunya keteladanan para tokoh dan pemimpin bangsa di semua tingkatan. Ingat, generasi era kini tidak hanya memerlukan narasi, tetapi bukti konkret dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara dari para pemimpin mereka,” ujar Yudi.

“Jangan cuma rajin hadir dalam kata – kata dan wicara, tetapi absen dalam perbuatan. Jangan kaya retorika, tapi miskin aksi nyata. Mari kita perkuat aksi nyata dalam kehidupan kita,” harap mas Bro.


Berita Terkait


News Update