Oleh: Ahmad Jayadi (Ketua Tim Hubungan Media dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian PKP)
POSKOTA.CO.ID - Kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terus menjadi tantangan besar di Indonesia. Di tengah keterbatasan lahan perkotaan dan tingginya harga tanah, pembangunan rumah susun (rusun) menjadi salah satu solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan perumahan sekaligus mendukung pembangunan kota yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, pembangunan Rumah Susun Subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, menarik untuk dicermati sebagai model atau percontohan pengembangan rusun subsidi di Indonesia.
Data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menunjukkan kebutuhan rumah atau backlog kepemilikan rumah masih menjadi pekerjaan besar pemerintah.
Di sisi lain, pertumbuhan kawasan industri di wilayah Jabodetabek, khususnya Bekasi dan Cikarang, terus mendorong kebutuhan hunian bagi para pekerja dengan penghasilan menengah ke bawah (Kementerian PKP, 2025). Kondisi ini menuntut hadirnya model penyediaan hunian yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga dekat dengan pusat aktivitas ekonomi dan lapangan kerja.
Baca Juga: Perkuat Kebersamaan, Menteri PKP Rayakan Idul Adha bareng Warga Rusunawa KS Tubun
Pembangunan Rusun Subsidi di Meikarta menawarkan pendekatan yang berbeda dibandingkan pola pembangunan rumah tapak bersubsidi yang selama ini mendominasi program perumahan nasional. Lokasinya yang berada di kawasan berkembang dengan akses terhadap jalan tol, transportasi publik, pusat pendidikan, fasilitas kesehatan, dan kawasan industri menjadikan proyek ini memiliki nilai tambah bagi para penghuni.
Konsep pembangunan hunian vertikal di kawasan terintegrasi dinilai dapat mengurangi biaya transportasi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka (Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun).
Pemerintah tengah mendorong transformasi pembangunan perumahan dari pola horizontal menuju vertikal, terutama di kawasan perkotaan dan wilayah penyangga metropolitan.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan pentingnya pembangunan hunian vertikal yang terjangkau untuk menjawab keterbatasan lahan sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan ruang perkotaan (Kementerian PKP, 2025). Rusun subsidi di Meikarta dapat menjadi salah satu contoh konkret implementasi arah kebijakan tersebut.
Baca Juga: Plt Bupati Bekasi Dampingi Menteri PKP Tinjau Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta
