TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar seminar internasional di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kecamatan Pagedangan. Kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat kapasitas perencanaan pembangunan daerah dibidang ekonomi, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor global.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengatakan, bahwa seminar internasional ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul ilmiah. Tangerang Internasional Development Seminar (TIDS) 2026 ini merupaka sebuah laboratorium gagasan bertema "Reimagining the Future of Region: Smart, Resilient, and Sustainable Pathways in a Disruptive World".
Menurut Soma, tujuan digelarnya seminar ini adalah, untuk meningkatkan pemahaman tentang isu-isu strategis pembangunan daerah dalam konteks nasional maupun global, dengan memfasilitasi pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan inovasi di antara para pemangku kepentingan, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas perencanaan pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas sektor dan internasional.
Narasumber yang dihadirkan juga, merupakan para pakar dari mancanegara mulai dari India, Australia, Malaysia, hingga Jepang. Mereka disebar ke dalam empat kelas paralel hingga sore hari untuk menggodok formula tata kelola cerdas (smart governance), inovasi, ekonomi hijau, hingga strategi ketangguhan wilayah pesisir dan perkotaan.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Rencanakan Pembangunan Tempat Manasik Haji di Tigaraksa
"Serta untuk menghasilkan rekomendasi strategis bagi penyusunan dan penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan daerah," katanya, Senin, 25 Mei 2026.
Lanjut Soma, seminar ini dilaksanakan dengan metode hibrida, yaitu seminar luring (offline) dan daring (online), dan dihadiri oleh sekitar 400 peserta secara luring dan 200 peserta secara daring. Para peserta terdiri dari perwakilan instansi pemerintah, akademisi, mahasiswa dari berbagai universitas, praktisi pembangunan, peneliti, serta organisasi internasional.
Menurut Soma, para peserta dibagi ke dalam empat ruang seminar paralel yang masing-masing mendiskusikan subtema pembangunan spesifik, yaitu, perencanaan pembangunan perkotaan dan pesisir yang adaptif untuk ketangguhan wilayah, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya yang efisien, ekosistem inovasi daerah berbasis penelitian.
"Tata kelola yang cerdas dan tangguh melalui literasi data dan transformasi digital. Semoga seminar ini dapat memberikan manfaat yang berarti dan memperkuat komitmen bersama kita menuju pembangunan dserah yang tangguh, cerdas, dan berkelanjutan," ujarnya.
Baca Juga: Resah, Warga Bersitegang dengan Pengunjung Warung Dugem Dekat Pemkab Tangerang
Ditempat yang sama, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa seluruh hasil diskusi ini tidak akan berakhir di dalam laci meja kerja yang berdebu. Karena, nanti hasil diskusi tentang ekonomi, pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan tersebut akan direkomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk bisa menjadi referensi.
