TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Keberadaan Lapo Sopo Sanggar yang disulap menjadi warung dugem di Jalan Pemda, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dikeluhkan masyarakat.
Dalam video yang beredar, keributan terjadi antara warga sekitar dan pengunjung dugem, Minggu, 3 Mei 2026, sekitar pukul 04.00 WIB. Sekelompok pria terlibat cekcok dan saling dorong, bahkan salah seorang di antaranya terjatuh hingga diinjak.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyebut, kasus bermula saat korban tengah duduk dan berbincang di lokasi. Korban tiba-tiba didatangi 15 orang tidak dikenal yang langsung melakukan pengeroyokan.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan dahi sebelah kiri, serta memar dan lecet di bagian pipi kiri," kata Andi, Senin, 4 Mei 2026.
Baca Juga: Peringati May Day 2026, Belasan Ribu Buruh Tangerang Bawa Tuntutan ke Monas
Sementara itu Irfan, salah satu warga Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengaku resah dengan keberadaan lapor tersebut.
"Tidak sekali dua kali ada ribut-ribut di situ. Di sekitar situ memang banyak lapo, tapi cuma di situ lapo dijadikan tempat dugem ada miras yang dijual bebas. Bahkan dari jalan raya juga sudah kelihatan lampu dari lapo itu," katanya, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurutnya, keberadaan lapo yang dijadikan warung dugem itu sangat tidak pantas. Pasalnya, lokasi warung dugem tersebut berada sangat dekat dengan lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
"Harusnya pemerintah bertindak dan tidak membiarkan tempat-tempat seperti itu, apa lagi lokasinya sangat dekat dengan Pemda," ujarnya.
Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemkab Tangerang Sediakan 8 Komoditas di Program Warteksi
Untuk itu, Irfan berharap agar pemerintah setempat dapat segera menertibkan lokasi tersebut.
