Petinggi PT SKS Dilaporkan, Bro Ron Bantu Kawal Kasus 

Rabu 06 Mei 2026, 12:12 WIB
Komisaris PT Sinergi Karya Sejahtera (SKS) Setefani Novelia (tengah depan) melaporkan dua rekan bisnisnya, berinisial XG dan MT, ke Polda Metro Jaya. (Sumber: Poskota/ Ali Mansur)

Komisaris PT Sinergi Karya Sejahtera (SKS) Setefani Novelia (tengah depan) melaporkan dua rekan bisnisnya, berinisial XG dan MT, ke Polda Metro Jaya. (Sumber: Poskota/ Ali Mansur)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Komisaris PT Sinergi Karya Sejahtera (SKS) Stefani Novelia melaporkan dua rekan bisnisnya, berinisial XG dan MT, ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana penggelapan, penipuan, dan pemalsuan.

Laporan ini dipicu oleh temuan aliran dana tidak wajar serta hilangnya transparansi keuangan sejak kedua terlapor mengambil alih manajemen perusahaan. 

"Kasus ini bermula pada awal tahun 2025, tepatnya setelah wafatnya Direktur Utama PT SKS pada Februari 2025," ujar kuasa hukum Stefani, Firdaus Simarmata, kepada awak media di Polda Metro Jaya, Selasa, 5 Mei 2026. 

Menurut Firdaus, sejak kematian direktur utama tersebut banyak utang perusahaan jatuh tempo, sementara piutang di beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belum tertagih.

Baca Juga: Siapa Bro Ron? Figur Kontroversial PSI yang Kini Jadi Korban Serangan di Menteng

Kemudian dalam situasi terdesak, Stefani sempat meminta bantuan kepada Ronald A Sinaga alias Bro Ron yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk membantu proses penagihan piutang di BUMN. 

"Ibu Stefani menghubungi Saudara Bro Ron karena kita tahu track record-nya cukup vokal untuk membantu penagihan kepada BUMN dan itu bisa tertagih. Melalui dukungan beliau dan tim hukum dari Sabar Law Firm, masuklah Saudara XG dan MT," beber Firdaus. 

Firdaus menduga, XG memanfaatkan situasi dengan menawarkan bantuan dan siap pasang badan untuk PT SKS. Karena bantuan itu diberikam dengan syarat XG harus masuk ke jajaran direksi dan menjadi pemegang saham mayoritas di atas 50 persen.

Setelah menduduki jabatan Direktur Utama, XG mengganti staf keuangan lama dengan orang-orang pilihannya dan akibatnya sejak September 2025 tidak ada transparansi keuangan. 

Baca Juga: Waketum PSI Bro Ron Dipukul, 2 Terduga Pelaku Ditangkap

"Sejak itu tidak ada yang namanya laporan keuangan kepada perusahaan atau lebih khusus kepada komisaris yaitu bu Stefani," ucap Firdaus.


Berita Terkait


News Update