Seorang Pemuda Terluka Berduel dengan Begal Rampas HP, Satu Pelaku Berhasil Diamankan

Selasa 28 Apr 2026, 21:31 WIB
Lokasi percobaan rampas HP saat korban makan bubur di Duren Mekar, Depok. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

Lokasi percobaan rampas HP saat korban makan bubur di Duren Mekar, Depok. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Seorang pemuda berduel dan melumpuhkan pelaku begal, ketika hendak mempertahankan barang berharga miliknya di Jalan Raya Parung-Bojongsari, Bojongsari, Depok pada Selasa, 28 April 2026.

Diketahui, pelaku berjumlah dua orang berboncengan satu motor. Akibat nekat berduel, korban mengalami luka di pergelangan tangan akibat menahan bacokan senjata pelaku jenis parang.

Salah satu pegawai AlfaMidi, Rizki, 21 tahun mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban disebut biasa nongkrong di sekitar lokasi, mendapatkan bacokan di bagian tangan.

"Pelaku berjumlah dua orang, yang satu pelaku berhelm dapat ditangkap sedangkannya temannya berhasil kabur. Namun untuk korban terkapar setelah di bagian tangannya terluka cukup parah akibat mencoba menahan senjata tajam pelaku gunakan untuk bacok korban," ujar Rizki kepada Poskota, Selasa, 28 April 2026.

Baca Juga: Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Maut Dikenal Pribadi yang Dermawan, Teman Pengajian: Suka Beliin Dagangan Orang

Adapun kronologi kejadian menurut Rizki, korban sedang mengendara motor matik tiba-tiba dihentikan pelaku dari arah Depok mau ke Parung. Pelaku berniat untuk merampas telepon genggam milik korban.

"Korban berduel sama pelaku di depan Alfa hingga akhirnya pelaku dapat diciduk dibantu warga. Sedangkan korban terkapar luka bacok di tangan dilarikan ke klinik terdekat," ungkapnya.

"Hp korban berhasil diselamatkan tidak dibawa pelaku," jelas Rizky.

Terpisah, Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Duren Mekar, Sofyan menambahkan, korban diduga sudah mulai diikuti pelaku dari arah pertigaan Bojongsari. Sesampainya di seberang SPBU Shell arah Parung, korban diberhentikan sambil diancam menggunakan senjata tajam.

Baca Juga: Guru SD Tewas dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi, Disdik Jakarta Siapkan Bantuan

"Informasinya korban pemuda yang tiap malam selalu nongkrong di Alfamidi. Tapi untuk identitas bukan warga sini tidak kenal," ujar Sofyan.


Berita Terkait


News Update