Diketahui, salah satu pelaku yang mencoba melakukan penodongan dengan sajam tersebut berhasil dilumpuhkan oleh korban.
"Korbannya sampe terluka di bagian tangan akibat mencoba menangkia senjata tajam pelaku jenis parang," kata dia.
Kanit Reskrim Polsek Bojongsari AKP Teguh mengatakan, anggota piket Reskrim bersama SPKT mengorek informasi dari korban yang telah dibawa ke klinik terdekat. Di lokasi, sudah hadir anggota Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Penerapan Teknologi Pirolisis untuk Atasi Masalah Sampah di Jakbar Masih Dikaji
"Penanganan kasus sudah diambil alih sama anggota Jatanras dari Polda Metro Jaya, untuk dilakukan penyelidikan lebih jauh lagi," ujar Teguh kepada Poskota usai dikonfirmasi, Selasa sore, 28 April 2026.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun anggota, kejadian terjadi di depan Jalan Suhaemi (Jalan Bojongsari Raya), RT 004 RW 006, Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok, Selasa (28 April 2026) pukul 02.30 WIB.
Korban berinisial ZA, 30 tahun, karyawan swasta, menjadi sasaran pelaku saat sedang bermain game sendirian di warung bubur di lokasi kejadian.
"Tiba-tiba datang terlapor atau pelaku berinisial FKBN, 30 tahun, merampas hp korban sambil membacok menggunakan golok," bebernya.
Baca Juga: Evakuasi KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Berlanjut, Lokomotif Berhasil Dipisahkan
Meski pelaku membacok dengan golok, korban berhasil mengelak, merebut senjata, dan pelaku diamankan warga. Polisi pun telah mengamankan barang bukti senjata tajam dari tangan pelaku.
"Akibat mencoba merebut golok pelaku, korban alami luka sobek di bagian jari tangan kiri nyaris putus," ungkapnya.
"Korban beserta barang bukti hp merek Vivo dan motor sudah dibawa ke Polda Metrk Jaya guna penyelidikan lebih lanjut. Dari kejadian tersebut korban alami kerugian mencapai Rp 6 juta," ujarnya. (ang)
