Ketiganya disebut menempati jabatan strategis yang berkaitan langsung dengan pengelolaan yayasan maupun operasional lembaga pendidikan anak usia dini tersebut.
Adapun nama yang disebut sebagai Ketua Yayasan adalah Diyah Kusumastuti, S.E. Posisi ketua yayasan umumnya memiliki peran sentral dalam menentukan arah kebijakan lembaga, pengawasan manajemen, serta pengambilan keputusan strategis yang berkaitan dengan jalannya institusi.
Karena itu, nama Diyah Kusumastuti menjadi salah satu yang paling banyak disorot publik.
Selain itu, nama Filda Kamila disebut menjabat sebagai Bendahara Yayasan. Dalam struktur organisasi, bendahara biasanya bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan, administrasi anggaran, hingga pelaporan dana lembaga.
Jabatan tersebut juga dianggap penting karena berkaitan dengan tata kelola internal yayasan secara keseluruhan.
Sementara itu, Wong Nga Liem, S.H. disebut menduduki posisi Sekretaris Yayasan. Secara umum, sekretaris memiliki fungsi administratif, pengarsipan dokumen, korespondensi kelembagaan, serta mendukung koordinasi antarbagian dalam organisasi.
Posisi ini kerap menjadi penghubung dalam urusan formal lembaga. Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial tersebut masih menjadi pembahasan publik dan belum seluruhnya dikonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang.
Hingga detik ini, pihak kepolisian belum merilis satu pun nama, inisial tersangka, apalagi mempublikasikan profil biodata dari pemilik atau pengelola Daycare Little Aresha kepada publik.
Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) hukum pidana, identitas lengkap para saksi, pengelola, maupun terduga pelaku wajib dijaga kerahasiaannya hingga pihak penyidik memiliki dua alat bukti yang cukup dan menetapkan status tersangka secara resmi melalui gelar perkara atau konferensi pers.
Lebih lanjut, dari informasi yang tersebar di media sosial, anak dari pemilik yayasan yakni Filda Kamila dan Wong Nga Liem memiliki latar pendidikan yang mentereng.
Hal tersebut diketahui dari unggahan yang dibagikan di akun Thread @lenaomylo pada 26 April 2026.
"Mau nambahin seluk beluk kasus Day Care Jogja yang lagi viral itu. Ini akun mantunya Bu Dyah owner day care LA dan FYI dia dan anaknya si owner Wong Nga Liem yang juga jadi staff di Day Care itu lagi kuliah LPDP di Australia dan denger2 mantunya ini punya background orang pemerintahan. Saya post ini karena ingin membantu kepastian para ortu korban. Monggo silahkan bersilaturahmi karena hampir semua akun stakeholdernya hilang," beber akun tersebut.
