Untuk musim haji 2026, jemaah asal Pandeglang dijadwalkan berangkat pada gelombang kedua, yakni melalui beberapa kelompok terbang (kloter), di antaranya kloter 13, 17, dan 22. Kloter 13 direncanakan berangkat pada 9 Mei 2026.
Supardi memastikan, jemaah yang masuk kategori tunda masih memiliki peluang untuk diberangkatkan pada musim haji berikutnya, selama memenuhi persyaratan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik bagi seluruh calon jemaah haji, mengingat ibadah haji membutuhkan kondisi tubuh yang prima.
“Ibadah haji itu ibadah fisik. Jadi jemaah harus benar-benar menjaga kesehatan sebelum berangkat,” jelasnya.
Pihaknya berharap seluruh jemaah yang berangkat tahun ini dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.
“Harapan kami berangkat 942 orang, pulang juga 942 orang,” pungkasnya.
