DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Kota Depok telah siap menjadi tuan rumah dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Hal ini terlihat dari acara hitung mundur yang berlangsung di Depok Open Space (DOS), pada Minggu, 26 April 2026.
Sehingga kegiatan ini menjadi penanda mulainya fase krusial persiapan ajang multieven olahraga terbesar di Jawa Barat.
Perlu diketahui, bahwa penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat bakal diselenggarakan pada 7-20 November 2026.
Untuk upacara pembukaan nanti akan digelar di Kota Bekasi pada 7 November 2026, sementara penutupan dijadwalkan berlangsung di Kota Bogor pada 20 November 2026.
Baca Juga: CFD Tegar Beriman Makin Dipadati Masyarakat yang Berolahraga
Menurut Ketum KONI Kota Depok, Herry Suprianto mengatakan, terkait dengan acara countdown atau hitung mundur pelaksanaan menuju Porprov Jawa Barat tahun 2026, penting untuk mensosialisasikan bahwa Depok akan menjadi tuan rumah terhadap 10 cabang olahraga.
"Kegiatan hitung mundur tentunya menjadi momen untuk menyampaikan kepada masyarakat, bahwa di Depok nanti pada bulan November akan ada kejuaraan multi-event terbesar di Jawa Barat, yaitu Depok siap menjadi tuan rumah," ujar Herry Suprianto kepada Poskota, Minggu, 26 April 2026.
Teknis pelaksanaan nantinya, lanjut Herry, sejumlah cabang olahraga akan di gelar, seperti floorball, hoki, sepak bola putri, gateball, karate, basket, sepak takraw, golf, menembak, dan satu lagi yang pelaksanaannya tidak ada di Kota Depok yaitu selancar ombak.
Baca Juga: Pasca Longsor, Pemkab Bogor Percepat Perbaikan Ruas Jalan Cikampak-Gunung Bunder
Selain itu, lanjut Herry, berbagai rangkaian acara hitung mundur turut memeriahkan momentum tersebut, mulai dari drumband, atraksi akrobatik paramotor, hingga pertunjukan lainnya.
"Kegiatan ini juga menjadi bentuk motivasi bagi seluruh cabang olahraga di Depok agar mempersiapkan diri menghadapi persaingan dengan 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Sekaligus momentum bagi kita untul menyemangati atlet agar siap menghadapi event olahraga terbesar, di Jawa Barat yang digelar setiap empat tahun sekali,” tuturnya.
