Jamaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Dapat Tambahan Uang Saku Rp750 Ribu dari Bupati

Minggu 26 Apr 2026, 13:56 WIB
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid saat melepas keberangkatan jamaah haji di halaman Masjid Al-Amjad. (Sumber: Poskota/Veronica Prasetio)

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid saat melepas keberangkatan jamaah haji di halaman Masjid Al-Amjad. (Sumber: Poskota/Veronica Prasetio)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Bupati Tangerang Maesyal Rasyid secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kabupaten Tangerang tahun 2026/1447 H yang tergabung dalam Kloter 5 JKB.

Pelepasan jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 5 JKB tersebut dilakukan di di Masjid Agung Al-Amjad, Puspemkab Tangerang.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tangerang juga memberikan uang saku tambahan sebesar Rp750 ribu kepada para jamaah asal Kabupaten Tangerang. 

Baca Juga: Karyawan Sablon di Jakarta Barat jadi Korban Begal, Disabet Sajam hingga Motor Nyaris Dirampas

Maesyal mengatakan, total jamaah haji Kabupaten Tangerang tahun 2026 ini mencapai 2.090 orang yang dibagi dalam tujuh kloter.

“Kami bersama Forkopimda, MUI, dan Kemenag melepas kloter kelima tingkat Provinsi Banten, namun ini merupakan kloter pertama untuk Kabupaten Tangerang dengan jumlah sekitar 393 jamaah,” katanya, Sabtu, 25 April 2026.

Ia memastikan seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah. Setelah pelepasan, jamaah akan menuju embarkasi untuk proses registrasi dan istirahat sebelum diberangkatkan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Tanah Suci.

“Alhamdulillah seluruh jamaah dalam keadaan sehat. Kita doakan semoga perjalanan ibadahnya lancar, diberikan kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan mabrurah,” ungkapnya. 

Baca Juga: CFD Tegar Beriman Makin Dipadati Masyarakat yang Berolahraga

Maesyal juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memberikan perhatian penuh kepada jamaah haji, salah satunya melalui pemberian uang saku.

“Tahun ini uang saku yang diberikan sebesar Rp750.000 perjamaah, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp500.000. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah, meskipun tidak besar, namun diharapkan dapat membantu kebutuhan jamaah selama perjalanan,” jelasnya.


Berita Terkait


News Update