5 Kelurahan di Jakarta Rawan Kebakaran, Kadis Gulkarmat Sebut Ada 22 Variabel

Sabtu 25 Apr 2026, 20:02 WIB
Ilustrasi kebakaran. (Sumber: Pinterest/Anna)

Ilustrasi kebakaran. (Sumber: Pinterest/Anna)

CENGKARENG, POSKOTA.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menyebut lima Kelurahan di Jakarta yang paling sering terjadi kebakaran sepanjang tahun 2021-2026 salah satunya di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meganthara, terdapat 22 variabel Kelurahan Kapuk masuk dalam kategori wilayah yang paling sering terjadi kebakaran.

"Ada 22 variabel sesuai Permendagri 14 2024," kata Bayu melalui pesan singkat, Sabtu 25 April 2026.

Beberapa variabel diantaranya yakni akrivitas masyarakat, penggunaan api terbuka, hingga penggunaan listrik dan bahan berbahaya dan beracun.

Baca Juga: Lurah Kapuk Jakarta Barat Harap Pemekaran Wilayah Bisa Kurangi Angka Kebakaran

Kemudian variabel kerentanan kebakaran yaitu karena kepadatan penduduk, kepadatan bangunan, kualitas bangunan, frekuensi kejadian kebakaran, perambatan, hingga keberadaan objek vital.

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan, berdasarkan pendataan dari tahun 2023 sampai 2025, korsleting listrik masih menjadi penyebab kebakaran paling dominan di Jakarta.

"Tahun 2023 15 kali kejadian, tahun 2024 ada 13 kali kejadian, tahun 2025 ada 23 kali kejadian, tahun 2026 ada 3 kali kejadian. Mayoritas karena fenomena listrik," ungkap dia.

Kepala Seksi (Kasie) Pencegahan Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Achmad Syaihu menyampaikan, pihaknya terus melakukan langkah mitigasi kebakaran salah satunya melalui sosialisasi.

Baca Juga: Jadi Kawasan yang Sering Kebakaran, Warga Kapuk Minta Pemerintah Lakukan Ini

"Kami adakan pelatihan setiap tahun itu di per Kelurahan itu kami ada pelatihan. Terus penyebaran, kami berikan APAR ke warga," kata Syaihu.


Berita Terkait


News Update