PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah warga di Kecamatan Bangkonol, Kabupaten Pandeglang, menyumbangkan ratusan liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar untuk operasional alat berat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol.
Aksi tersebut dilakukan warga, karena Pemerintah (Pemkab) Pemkab Pandeglang diduga tidak bisa membeli solar untuk operasional alat berat dalam menanggulangi sampah di TPA Bangkonol.
Pasalnya, kondisi sampah di TPA Bangkonol saat ini kerap menjadi keluhan warga, lantaran kondisi sampah menggunung dan menimbulkan bau tak sedap.
"Maka hari ini kami buktikan bahwa sesungguhnya jangan pernah ada keluhan tidak ada BBM, karena sejatinya banyak potensi yang bisa dimanfaatkan," kata salah seorang Ahmad Yani di kawasan TPA Bangkonol, Kamis, 16 April 2026.
Baca Juga: Disparbud Pandeglang Dalami Perizinan Pulau Umang yang Disegel KKP
Ia menyebutkan, aksi tersebut diharapkan bisa mengetuk hati Bupati Pandeglang agar bergerak menanggulangi sampah.
"Hari ini kami buktikan kami peduli pada lingkungan, para diver peduli pada lingkungan, diver iuran dan kami iuran dan kami hantarkan solar ke sini (TPA Bangkonol-red)," ujarnya.
Kepala Desa Bangkonol, Ade Sopyandi menyaksikan penyerahan BBM kepada pihak UPT DLH.
"Saya dipinta menyaksikan saja tadi, BBM yang diserahkan warga diterima langsung oleh pihak UPT di TPA Bangkonol," ucapnya.
"Banyaknya BBM solar itu 100 liter, selain BBM warga juga menyerahkan sejumlah uang untuk operasional operqtor alat berat katanya," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang, Winarno belum menanggapi pesan redaksi.
