RAM 6GB juga memberi ruang lebih untuk multitasking—misalnya menjalankan aplikasi ojol bersamaan dengan WhatsApp tanpa lag berarti.
Satu hal yang perlu dicek: port charger. Pastikan tidak longgar, karena ini sering jadi titik lemah unit lama.
Harga pasarannya di kisaran Rp800.000 – Rp950.000.
3. Samsung Galaxy A20s / A21s – GPS Lebih Presisi
Bagi driver yang sering masuk gang sempit atau area padat, akurasi GPS jadi segalanya.
Di sinilah Samsung punya keunggulan. Sensor lokasinya dikenal lebih presisi dan minim “loncat titik”. Meski performanya tidak secepat kompetitor lain, kestabilan ini memberi rasa aman saat menunggu order.
Harga bekasnya berkisar Rp700.000 – Rp850.000.
4. Realme 5 Pro – Isi Daya Cepat, Kerja Ngebut
Untuk yang mengutamakan efisiensi waktu, fitur VOOC Flash Charge 3.0 jadi pembeda. Isi daya bisa lebih cepat saat istirahat singkat.
Ditenagai Snapdragon 712, performanya masih cukup mumpuni untuk operasional harian tanpa kendala berarti.
Harga bekas berada di rentang Rp800.000 – Rp900.000.
Baca Juga: Doni Salmanan Ternyata Sudah Bebas Bersyarat, Muncul di Mal Bandung Bareng Istri
Tips Penting Sebelum Membeli
Membeli HP bekas memang butuh ketelitian ekstra. Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak diabaikan:
- Pertama, kapasitas penyimpanan. Aplikasi saat ini semakin besar, jadi minimal pilih 64GB agar tidak cepat penuh.
- Kedua, lakukan factory reset setelah membeli. Ini penting untuk menghapus sisa data lama dan membuat sistem kembali ringan.
- Ketiga, cek komponen vital seperti baterai, layar, dan port charger. Jangan sampai harga murah justru berujung biaya tambahan.
Pada akhirnya, memilih HP untuk ojol bukan soal gengsi. Ini soal alat kerja. Selama perangkat masih stabil, GPS akurat, dan baterai tahan lama itu sudah lebih dari cukup untuk tetap produktif di jalan.
