POSKOTA.CO.ID - Libur Lebaran telah berakhir dan aktivitas harian kembali berjalan seperti biasa. Setelah digunakan menempuh perjalanan jauh, kondisi sepeda motor tentu mengalami penurunan performa sehingga perlu dilakukan pengecekan menyeluruh.
Perawatan kendaraan tidak cukup hanya sekadar mengganti oli atau mengisi tekanan angin ban. Pemeriksaan secara detail pada berbagai komponen penting menjadi langkah krusial agar motor tetap dalam kondisi optimal saat kembali digunakan.
“Yamaha selalu berkomitmen untuk mendukung mobilitas para pengguna setiap waktunya. Support kami tidak hanya hadir dalam jaringan Bengkel dan Pos Jaga yang menemani perjalanan berangkat. Namun, kamu pun turut memberikan layanan perawatan & servis pasca perjalanan pulang agar motor kembali prima untuk dukung aktivitas sehari-hari,” Johannes B.M Siahaan, Asst. General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Oli Mesin Harus Segera Dicek

Setelah perjalanan panjang, kualitas oli mesin biasanya menurun. Kekentalannya berkurang sehingga tidak lagi maksimal dalam melindungi mesin.
Pengguna disarankan memeriksa oli melalui dipstick. Jika jarak tempuh sudah melewati 3.000 kilometer, volume berkurang drastis, atau warna berubah menjadi hitam pekat, maka penggantian oli wajib dilakukan.
Baca Juga: Motor Mau Dipakai Mudik? Yamaha Bagikan 6 Komponen Penting yang Wajib Dicek
Kondisi Rem Tidak Boleh Diabaikan
Sistem pengereman menjadi salah satu bagian penting yang harus diperhatikan. Penggunaan intensif selama perjalanan jauh dapat mempercepat keausan kampas rem.
Ciri-ciri kampas rem mulai menipis antara lain muncul bunyi berdecit atau tuas rem terasa lebih dalam saat ditekan. Selain itu, pastikan minyak rem tetap berada pada level normal agar fungsi pengereman tetap optimal.
Pastikan Kelistrikan dan Aki Normal
Kelistrikan motor harus tetap stabil agar seluruh komponen dapat bekerja dengan baik. Pemeriksaan aki menjadi langkah penting setelah perjalanan jauh.
Pastikan tegangan aki berada di kisaran normal sekitar 12 volt. Selain itu, cek apakah terdapat kotoran atau korosi pada terminal yang bisa menghambat aliran listrik.
Busi Bersih, Mesin Lebih Mudah Menyala
Busi berperan dalam proses pembakaran mesin. Jika terdapat kerak karbon, performa mesin bisa terganggu dan motor menjadi sulit dinyalakan.
