Penggantian busi sebaiknya dilakukan secara berkala, umumnya setiap 8.000 kilometer, agar performa mesin tetap efisien.
Baca Juga: Tips Touring Jarak Jauh Saat Libur Lebaran, Yamaha Riding Academy Ingatkan Hal Ini
Sistem Penggerak Perlu Perhatian Khusus
Untuk motor matic, bagian CVT harus diperiksa secara menyeluruh. Tarikan yang terasa berat bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen seperti roller atau v-belt.
Sementara itu, pengguna motor manual perlu mengecek rantai, mulai dari kekencangan hingga pelumasannya agar tetap bekerja optimal.
Suspensi Menunjang Kenyamanan Berkendara
Suspensi depan dan belakang juga harus diperiksa setelah motor digunakan dalam perjalanan jauh.
Pastikan tidak ada kebocoran oli pada suspensi depan dan kondisi pegas belakang masih baik. Jika muncul suara tidak normal saat berkendara, segera lakukan pengecekan lebih lanjut.
Ban Harus Tetap Layak Pakai
Ban menjadi komponen vital yang langsung bersentuhan dengan jalan. Setelah perjalanan jauh, kondisi ban bisa mengalami keausan.
Periksa apakah ada retakan, sobekan, atau permukaan yang sudah menipis. Jika kondisi ban sudah tidak layak, sebaiknya segera diganti demi keselamatan.
Baca Juga: Yamaha Gelar Yamaha Members Ride Connection, Komunitas Diajak City Ride hingga Buka Puasa Bersama
Filter Udara Jangan Sampai Kotor
Filter udara yang kotor dapat menghambat proses pembakaran mesin. Akibatnya, performa motor menurun dan tarikan terasa lebih berat.
Penggantian filter udara biasanya disarankan setiap 12.000 kilometer, tergantung kondisi penggunaan.
