Sementara, bagi kamu yang mau mengerjakan puasa Syawal berurutan, niatnya adalah sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala
Artinya, “Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”
Niat puasa Syawal dapat dibaca mulai masuknya Maghrib hingga sebelum Zuhur, berbeda dengan puasa wajib.
Namun, puasa Syawal ini masih dapat dilakukan dengan catatan belum makan, minum, dan belum melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa, terhitung sejak terbit fajar pada hari berpuasa hingga Zuhur pada hari itu.
Baca Juga: 5 Resep Kastengel Keju Rumahan Gurih dan Renyah, Cocok buat Lebaran!
Tata Cara Puasa Syawal
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman NU Online, tata cara berpuasa Syawal sebenarnya sama saja seperti puasa Ramadhan, maupun puasa sunah lainnya.
Adapun yang membedakan hanya bacaan niatnya saja sebelum melaksanakan ibadah puasa Syawal.
Berikut ini tata cara melakukan puasa Syawal bagi umat Islam yang ingin menjalankannya setelah lebaran.
- Baca niat
- Makan sahur
- Menahan diri sari segala hal yang membatalkan
- Berbuka puasa
