Dosen Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Gerbong KRL, Korban Sempat Lapor Polisi namun Dicabut

Senin 16 Mar 2026, 17:36 WIB
Ilustrasi pelecehan di KRL Commuter Line. Poskota/Ahmad Tri Hawaari

Ilustrasi pelecehan di KRL Commuter Line. Poskota/Ahmad Tri Hawaari

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dosen di dalam gerbong KRL Commuter Line menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu malam, 14 Maret 2026, dalam perjalanan KRL rute Jakarta Kota menuju Nambo.

Pihak KAI Commuter menyatakan telah memberikan pendampingan kepada korban dan membantu proses pelaporan kepada pihak kepolisian. Namun, kasus tersebut akhirnya tidak berlanjut karena korban mencabut laporan yang sebelumnya telah diajukan.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.01 WIB di dalam Commuter Line nomor perjalanan 1530 dengan rute Jakarta Kota–Nambo.

Menurutnya, korban yang merupakan seorang perempuan menaiki kereta dari Stasiun Tebet dengan tujuan Stasiun Cibinong. Sementara itu, terduga pelaku naik dari Stasiun Tanjung Barat dan berada di gerbong yang sama dengan korban.

Baca Juga: Klarifikasi Dosen UNPAM Franka Hendra soal Tuduhan Pelecehan di KRL, Begini Katanya!

"Peristiwa kejadian pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 21.01 WIB, dalam Commuter Line Jakarta Kota - Nambo," ujar Leza dalam keterangan resminya kepada Poskota, Senin siang, 16 Maret 2026.

Dalam perjalanan tersebut, terduga pelaku diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap korban di dalam kereta.

Setelah kejadian itu dilaporkan, petugas di dalam kereta segera mengambil tindakan dengan menurunkan korban dan terduga pelaku di Stasiun Universitas Indonesia. Tindakan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari korban serta bantuan dari penumpang lain.

Petugas KAI Commuter kemudian berkoordinasi dengan petugas stasiun untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Baik korban maupun terduga pelaku selanjutnya dimintai keterangan mengenai kronologi peristiwa.

Baca Juga: Viral Dugaan Pelecehan di KRL Commuter Line, Pelaku Diduga Seorang Dosen

"Petugas di dalam Commuter Line melakukan koordinasi dengan petugas stasiun untuk tindak lanjut kejadian ini.  Korban dan terduga pelaku selanjutnya dimintai keterangan terkait kronologis kejadian," tuturnya.

KAI Commuter Blacklist Terduga Pelaku

Leza menyampaikan bahwa KAI Commuter tidak menoleransi segala bentuk kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan layanan mereka, baik di dalam kereta maupun di area stasiun.


Berita Terkait


News Update