Viral Dugaan Pelecehan di KRL Commuter Line, Pelaku Diduga Seorang Dosen

Minggu 15 Mar 2026, 20:32 WIB
Sosok Franka Hendra Sukma yang tengah menjadi sorotan setelah viral dugaan pelecahan seksual di KRL Commuter Line. (Sumber: Threads/@asrta.vo)

Sosok Franka Hendra Sukma yang tengah menjadi sorotan setelah viral dugaan pelecahan seksual di KRL Commuter Line. (Sumber: Threads/@asrta.vo)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan pelecehan terhadap penumpang perempuan di dalam kereta KRL Commuter Line viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut, pelaku yang diduga merupakan seorang dosen di perguruan tinggi swasta terlihat diamankan petugas keamanan.

Video amatir yang diunggah akun Instagram Instagram @infotangselpride memperlihatkan seorang pria berkacamata dengan masker berwarna cokelat digiring petugas keamanan menuju sebuah ruangan bersama korban.

Dalam keterangan unggahan tersebut, korban mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat berada di dalam gerbong kereta.

“Menurut pengakuan korban, pelaku yang membawa tas ransel dengan satu tali di tangan kiri diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan meraba hingga mengelus bagian sensitif tubuh korban,” tulis akun tersebut dalam unggahannya yang dikutip Minggu, 15 Maret 2026.

Baca Juga: Franka Hendra Sukma Siapa dan Lulusan Mana? Ini Jejak Dosen UNPAM yang Viral karena Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di KRL

Kronologi Dugaan Pelecehan di Gerbong KRL

korban merupakan seorang perempuan yang saat itu sedang berada di dalam kereta KRL Commuter Line.

Peristiwa itu disebut terjadi ketika korban berusaha mengejar kereta terakhir menuju Nambo dengan naik dari Stasiun Tebet sekitar pukul 20.37 WIB.

Saat kejadian, kondisi gerbong disebut cukup padat dan korban sedang berbincang dengan temannya. Dugaan pelecehan terjadi ketika kereta melintas dari Stasiun Universitas Pancasila menuju Stasiun Universitas Indonesia sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban kemudian menyampaikan bahwa pria tersebut diduga melakukan perbuatan tidak pantas saat berada di dalam gerbong yang ramai penumpang.

Baca Juga: Respon Syekh Ahmad Al-Misry usai Dikaitkan dengan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Ustadz SAM

Polisi Belum Monitor Kasus Ini

Terpisah Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma mengatakan pihaknya belum memonitor kejadian viral dugaan pelecehan di dalam gerbong KRL.


Berita Terkait


News Update