Menurutnya, salah satu faktor yang menyebabkan kawasan ini sering terjadi banjir karena air Kali Krukur yang meluap, sehingga memasuki permukiman warga. Selain itu, saluran air di kawasan tersebut juga tidak berfungsi maksimal, sehingga memicu terjadinya genangan.
"Kalau di sini dari aliran Kali Krukut. Jadi air dari Kali Krukut ini meluap," ucap dia.
Atas kondisi ini, ia berharap pemerintah segera melakukan proses pelebaran Kali Krukut yang direncanakan dimulai tahun ini. Harapannya agar permukiman tidak lagi kebanjiran ketika dilanda hujan deras.
"Harapan warga sih kami hanya menunggu pelebaran Kali yang dijanjikan Gubernur tahun ini. Harapannya semoga cepat," ujar Bambang.
Baca Juga: Suami di Tangerang Dibunuh Istri, Motif Pelaku Sakit Hati
Bambang menyebutkan sebanyak 58 rumah warga di RT 05 RW 03 terdampak banjir.
"Hampir 90 persen untuk di RT sini saja, sisanya enggak kebanjiran," katanya.
Pantauan pada Minggu siang, kondisi banjir di kawasan ini sudah mulai surut dan warga mulai bersih-bersih rumah dari lumpur yang terbawa banjir.
"Kita bersih-bersih, warga bersihin lumpur. Menghindari ini licin kan, terus ada nyamuk juga," ucap dia. (pan)
