Jakpro Perkuat Peran sebagai City Master Developer, Dukung Jakarta Kota Global

Sabtu 07 Mar 2026, 15:53 WIB
Direktur Utama, Jakpro Iwan Takwin saat berdiskusi dengan awak media di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Direktur Utama, Jakpro Iwan Takwin saat berdiskusi dengan awak media di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menegaskan komitmennya menyeimbangkan peran sebagai agen pembangunan daerah sekaligus entitas bisnis yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan prinsip keberlanjutan menjadi bagian penting dalam setiap strategi perusahaan, terutama dalam menjalankan berbagai proyek strategis di Jakarta.

“Jakpro tidak hanya memastikan proyek dapat diselesaikan dengan baik, tetapi juga memastikan setiap proses pembangunan memperhatikan dampak sosial dan lingkungan secara terukur,” ujar Iwan kepada awak media di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 8 Maret 2025.

Ia menambahkan bahwa laporan keberlanjutan menjadi instrumen penting dalam memastikan akuntabilitas serta konsistensi penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis perusahaan.

Baca Juga: Di Tengah Ambisi Jakarta Kota Global, 4 Halte Transjakarta di Cakung Jakut Dibiarkan Tidak Beroperasi

“Karena itu, laporan keberlanjutan menjadi instrumen penting untuk memastikan akuntabilitas dan konsistensi penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis,” sambungnya.

Jakpro Menuju Peran City Master Developer

Seiring transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan, Jakpro melihat peluang besar untuk memperkuat perannya sebagai City Master Developer.

Menurut Iwan, peran tersebut memungkinkan Jakpro mengorkestrasi pembangunan kota secara terpadu dengan menghubungkan berbagai aspek, mulai dari perencanaan tata ruang, mobilitas perkotaan, hingga aktivitas ekonomi dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

“Peran tersebut memungkinkan Jakpro mengorkestrasi pembangunan kota secara terpadu dengan menghubungkan perencanaan tata ruang, mobilitas perkotaan, serta aktivitas ekonomi dalam satu ekosistem yang saling terintegrasi,” jelasnya.

Baca Juga: Gubernur Pramono Gandeng Tokoh Wujudkan Jakarta Kota Global

Arah transformasi tersebut telah dituangkan dalam peta jalan jangka panjang perusahaan.

Tahapan transformasi dimulai dari penguatan fondasi organisasi dan tata kelola, kemudian dilanjutkan dengan aktivasi serta pengembangan kawasan terintegrasi, hingga tahap integrasi dan konsolidasi portofolio kawasan secara profesional dan berkelanjutan.

Iwan menilai roadmap tersebut menjadi kerangka strategis Jakpro untuk menyeimbangkan mandat pembangunan publik dengan penguatan struktur bisnis perusahaan agar tetap sehat dalam jangka panjang.

Dukung Target Net Zero Emission Jakarta

Selain memperkuat tata kelola bisnis, Jakpro juga berkomitmen mengedepankan standar lingkungan hidup dan keberlanjutan internasional dalam setiap proyek yang dijalankan.

Baca Juga: Bank DKI Perkuat Akses Pembiayaan ASN, Wujudkan Jakarta Kota Global

Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target net zero emission Jakarta pada 2050.

“Peluang Jakarta untuk menjadi pusat ekonomi global sangat besar. Jakpro hadir untuk memastikan pembangunan fisik tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terorkestrasi dalam satu kesatuan ekosistem kota yang kohesif dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas hidup warga,” kata Iwan.

Transformasi Jakpro Sejalan dengan Kebijakan BUMD

Kepala Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta, Syaefullah Hidayat menyampaikan bahwa transformasi Jakpro sejalan dengan arah kebijakan pembinaan BUMD yang berorientasi jangka panjang.

Menurutnya, kinerja perusahaan tidak hanya dilihat dari sisi finansial, tetapi juga dari tata kelola, keberlanjutan usaha, pengelolaan risiko, serta kontribusinya terhadap pembangunan kota.

Baca Juga: 1.640 Personel Satpol PP Disiagakan Saat Malam Muda-Mudi Jakarta Kota Global

“Karena itu, kinerjanya perlu dibaca secara utuh meliputi tata kelola, keberlanjutan usaha, pengelolaan risiko, serta kontribusinya terhadap pembangunan kota,” ujar Syaefullah.

Ia menambahkan bahwa transformasi Jakpro menjadi City Master Developer merupakan bagian dari upaya memperkuat pengelolaan aset dan investasi daerah agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Transformasi ini bukan sekadar perubahan model bisnis, melainkan bagian dari upaya memastikan aset publik dan investasi daerah dikelola secara profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial yang berkelanjutan bagi Jakarta,” jelasnya.

Dorong Pengembangan Kawasan Berbasis TOD

Transformasi tersebut juga menjadi respons terhadap perubahan peran Jakarta di masa depan.

Dalam konteks ini, Jakpro berkomitmen mengembangkan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) guna meningkatkan konektivitas transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Melalui pengelolaan berbagai aset strategis milik daerah, Jakpro juga berupaya membangun ekosistem bisnis yang memungkinkan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

Sementara itu, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, menilai peran Jakpro harus dipahami dalam kerangka besar pembangunan Jakarta secara menyeluruh.

Menurutnya, dampak pembangunan kota tidak hanya terjadi dalam jangka pendek, tetapi juga melibatkan berbagai sektor dan waktu yang panjang.

“Keberhasilan pembangunan kota harus dibaca secara holistik dengan melihat dampak ekonomi makro, sosial, lingkungan, serta manfaat jangka panjang bagi warga,” ujar Yustinus.

Ia menilai transformasi Jakpro sebagai City Master Developer menjadi langkah strategis untuk mendukung masa depan Jakarta.

Strategi Jakpro 2026: Foundation First dan Grow Together

Memasuki tahun 2026, Jakpro mengusung tema “Foundation First & Grow Together” sebagai landasan strategi perusahaan.

Strategi ini memanfaatkan posisi Jakpro sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sekaligus City Master Developer, dengan Pemprov DKI Jakarta sebagai pelanggan prioritas dalam pengembangan kota melalui skema kerja sama bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Langkah tersebut dijalankan melalui optimalisasi aset eksisting serta peningkatan kualitas aset, baik dari sisi legalitas, penyempurnaan model bisnis, maupun penguatan kolaborasi dengan mitra eksternal.

Melalui strategi ini, Jakpro berharap dapat menciptakan nilai ekonomi jangka panjang sekaligus memastikan aset publik dikelola secara profesional dan berkelanjutan. (cr-4)


Berita Terkait


News Update