Update Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp74.750 per Kilogram

Rabu 04 Mar 2026, 13:11 WIB
Ilustrasi Cabai Merah (Sumber: pxhere)

Ilustrasi Cabai Merah (Sumber: pxhere)

Tidak hanya sektor hortikultura, komoditas protein hewani juga menunjukkan tren kenaikan. Daging sapi kualitas I tercatat Rp144.450 per kg, selisih hampir delapan ribu rupiah dari kualitas II yang berada pada Rp136.450 per kg.

Harga kebutuhan harian seperti minyak goreng bermerek I kini berada di level Rp22.650 per liter, sementara gula pasir premium mencapai Rp19.850 per kg.

Data lengkap harga pangan strategis:

Update harga kebutuhan pokok jelang lebaran

Monitoring Harga di Tangerang

Tak hanya di Jakarta, kenaikan harga kebutuhan pokok juga terjadi di wilayah penyangga. Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan monitoring langsung terhadap harga dan stok pangan di Pasar Kelapa Dua, pada Selasa, 3 Maret 2026.

Baca Juga: THR PNS 2026 Golongan I, II, III, IV Diundur? Menkeu Akhirnya Buka Suara Tegaskan Jadwal Pencairan

Monitoring dilakukan bersama pejabat daerah untuk memastikan kesiapan pasokan pangan menjelang Idul Fitri.

“Saya bersama Asisten 2 dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan meninjau langsung kondisi Pasar Kelapa Dua. Kami melihat ketersediaan dan harga kebutuhan pangan menjelang Idul Fitri,” kata Intan.

Berdasarkan hasil tinjauan tersebut, tercatat kenaikan signifikan pada beberapa komoditas penting seperti daging sapi, bawang merah, bawang putih, dan minyak goreng.

“Saat ini ditemukan kenaikan yang signifikan pada daging sapi dan bawang-bawangan. Cabai rawit juga melonjak. Minyak goreng stoknya terbatas,” jelasnya.

Keterbatasan stok minyak goreng menjadi perhatian khusus pemerintah daerah karena permintaan warga meningkat menjelang musim pengolahan makanan khas Lebaran.

Di tengah situasi harga pangan yang terus merangkak, mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengatur belanja harian. Upaya pemerintah melalui operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, meski efektivitasnya masih perlu diperkuat di tingkat distribusi.


Berita Terkait


News Update