KEBON JERUK, POSKOTA.CO.ID - Mudik lebaran banyak dinantikan masyarkat untuk pulang ke kampung halaman bertemu keluarga.
Namun, tidak semua orang bisa melaksanakan mudik lebaran. Salah satunya Kasmin, 56 tahun, harus rela menahan rindu kepada anak dan istri lantaran tahun ini tidak bisa mudik karena faktor ekonomi.
Pria asal Jawa Tengah ini mengaku sudah mengirim sejumlah uang hasilnya bekerja di Jakarta kepada istri di kampung untuk kebutuhan berlebaran.
"Barusan transfer ke istri, karena tahun ini enggak bisa pulang kampung," kata Kasmin kepada Poskota, Rabu, 4 Maret 2026.
Baca Juga: Kapan Lebaran 2026 Versi Muhammadiyah? Ini Dasar Penetapan dan Tanggalnya
Kasmin yang sehari-hari bekerja serabutan sedang fokus merakit gerobak yang merupakan pesanan orang.
Ia mengaku sedih karena tidak bisa pulang kampung, namun tidak mampu berbuat apa-apa dengan situasi yang dialaminya.
"Kalau ditanya sedih ya pasti sedih enggak bisa mudik, cuma mau gimana lagi, duitnya pas-pasan," ucap dia.
Kasmin menyebut, penghasilan yang ia dapat tidak menentu menjadi penyebab tak bisa mudik lebaran tahun ini. Menurutnya, jika mudik lebaran maka harus membawa uang lebih.
"Apalagi sekarang ekonomi lagi sulit. Pertimbangannya kalau pulang kampung itu uangnya habis di jalan, jadi daripada habis di jalan mending tak transfer ke istri," kata Kasmin.
