Ustadz Felix Siauw Kritik soal 'Board of Peace' Donald Trump, Singgung Risiko Pecahnya Perang Dunia ke-3

Senin 02 Mar 2026, 12:45 WIB
Felix Siauw tanggapi Board of Peace dan konflik Iran. (Sumber: YouTube/Felix Siauw)

Felix Siauw tanggapi Board of Peace dan konflik Iran. (Sumber: YouTube/Felix Siauw)

POSKOTA.CO.ID - Isu perdamaian di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan dunia setelah munculnya gagasan Board of Peace (BOP) yang diinisiasi oleh Donald Trump.

Program yang disebut sebagai langkah menuju stabilitas kawasan ini justru memicu perdebatan luas, terutama setelah meningkatnya konflik yang melibatkan serangan gabungan Israel-Amerika Serikat terhadap Iran.

Sejumlah tokoh dan pengamat menilai konsep tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan upaya perdamaian yang netral.

Kritik pun datang dari berbagai kalangan, termasuk aktivis dan pendakwah Ustadz Felix Siauw yang secara terbuka mempertanyakan arah kebijakan geopolitik di balik inisiatif tersebut.

Baca Juga: 5 Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah, Awas Keliru!

Board of Peace dan Kontroversi Narasi Perdamaian

Ustadz Felix Siauw menilai konsep perdamaian Board of Peace Donald Trump berpotensi memperpanjang konflik Timur Tengah. (Sumber: Instagram/@felix.siauw)

Board of Peace diperkenalkan sebagai upaya diplomatik untuk meredakan konflik berkepanjangan di Timur Tengah melalui pendekatan politik dan pembangunan ekonomi.

Dalam pandangannya, Ustaz Felix Siauw menilai konsep perdamaian yang diusung justru menimbulkan kecurigaan karena digagas oleh pihak yang selama ini terlibat langsung dalam konflik kawasan.

"Bodohnya kita adalah kita ngomong tentang peace sama para penjahat internasional... Kok kita mau yakin sama orang-orang yang sudah terbiasa sampai sekarang track record-nya adalah ngelanggar aturan?" ujar Felix Siauw dalam kanal YouTube-nya yang dikutip Poskota pada, 2 Maret 2026.

Menurutnya, perdamaian sejati tidak dapat dibangun jika proses diplomasi dilakukan tanpa keadilan dan keseimbangan kekuatan antar pihak.

Konsep 'The New Gaza' Picu Kekhawatiran Baru

Salah satu bagian penting dari Board of Peace adalah rencana pembangunan ulang Gaza yang disebut sebagai 'The New Gaza'. Secara konsep, proyek ini digambarkan sebagai langkah rekonstruksi kemanusiaan pascakonflik.

Namun sejumlah pengamat menilai rencana tersebut berpotensi mengarah pada kontrol politik yang lebih ketat terhadap wilayah Gaza, menyerupai kondisi di Tepi Barat yang aktivitas keamanan dan pergerakannya sangat terbatas.


Berita Terkait


News Update