Marak Kenakalan Remaja, Kapolres Serang Beri Penyuluhan Santri Ponpes

Senin 02 Mar 2026, 22:00 WIB
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan memberikan sambutan dalam kegiatan berbuka puasa bersama di Masjid Jami Al Huda Ponpes Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Senin, 2 Maret 2026. (Sumber: Dok. Polres Serang)

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan memberikan sambutan dalam kegiatan berbuka puasa bersama di Masjid Jami Al Huda Ponpes Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Senin, 2 Maret 2026. (Sumber: Dok. Polres Serang)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan memberikan penyuluhan kepada santri Pondok Pesantren (Ponpes) Shohibul Muslimin serta Ponpes Ta’dibul Ahkam Bojong Pandan, Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan silaturahmi Ramadan yang juga dihadiri dua anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PDI Perjuangan dan PKS tersebut berlangsung di Masjid Jami Al Huda Ponpes Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya selaku Kapolres Serang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Ponpes Shohibul Muslimin atas kesempatan yang diberikan untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan penyuluhan terkait kenakalan remaja,” kata Andri, Senin, 2 Maret 2026.

Andri menegaskan, remaja merupakan generasi penerus bangsa yang memegang peranan penting bagi masa depan daerah dan negara. Namun, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks.

Baca Juga: Balas Dendam Iran Makin Ganas, Gelombang Serangan ke-9 Sasar Israel dan Target AS

“Remaja adalah generasi penerus bangsa. Di pundak kalianlah masa depan Kabupaten Serang bahkan bangsa Indonesia dipertaruhkan. Namun di era globalisasi dan teknologi yang begitu pesat, tantangan yang dihadapi generasi muda juga semakin kompleks,” ujarnya.

Ia memaparkan beberapa bentuk kenakalan remaja yang perlu diwaspadai, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran, perundungan, serta penyalahgunaan media sosial. Menurutnya, berbagai bentuk penyimpangan tersebut dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kenakalan remaja bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga serta lingkungan sekitar. Bahkan tidak sedikit kasus yang berujung pada proses hukum yang tentunya dapat merusak masa depan anak,” ucapnya.

Andri juga mengingatkan para santri menjadikan ilmu agama sebagai benteng utama dalam menghadapi pengaruh negatif. Selain itu, hormat terhadap orang tua dan guru sangat penting.

Baca Juga: Update Terbaru Perang Iran vs AS-Israel: Ribuan Target Diserang, Pasar Global Bergejolak

“Sebagai santri di pondok pesantren, kalian memiliki bekal agama dan akhlak yang kuat. Jadikan ilmu agama sebagai pedoman hidup, hormati orang tua dan guru, serta pilihlah pergaulan yang baik. Kami dari Polres Serang tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga menjadi sahabat dan pelindung masyarakat, termasuk para pelajar dan santri,” tutur dia.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Shohibul Muslimin, KH Tairman Elon, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolres Serang beserta jajaran Pejabat Utama Polres Serang dan Kapolsek Petir dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres beserta jajaran. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan memberikan motivasi kepada para santri untuk terus belajar dan menjaga akhlak,” pungkasnya.


Berita Terkait


News Update