POSKOTACOID - Militer Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke ibu kota Iran, Teheran pada hari ini, Sabtu, 28 Februari 2026.
Serangan itu disebut oleh Presiden AS Donald Trump Sebagai "operasi tempur besar-besaran" untuk menyingkirkan rezim teroris Iran.
Menanggapi serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pun akhirnya buka suara.
Baca Juga: As-Israel Serang Iran, Ledakan Besar Terdengar di Teheran
Melalui akun media sosial X (dulu Twitter), Kemlu RI menyayangkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran.
Kemlu RI pun meminta agar semua pihak menahan diri dan melakukan dialog untuk mencapai kesepakatan terbaik.
“Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi,” bunyi pernyataan di akun media sosial Kemlu.
Indonesia pun menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi apabila apabila para pihak ingin melakukan dialog demi terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.
Baca Juga: Rudal Iran Hantam Pangkalan AS Usai Serangan Israel, Timur Tengah Memanas!
Kemlu Imbau WNI di Iran untuk Tetap Tenang
Sementara itu, juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mmewengkang mengungkapkan KBRI Teheran telah menerbitkan edaran terbaru berisi langkah-langkah yang dapat dilakukan WNI untk menjaga keamanan dan keselamatan diri masing-masing.
KBRI juga terus melakukan komunikasi intensif dengan WNI di Iran dan berupaya untuk memastikan keselamatan setiap warga Indonesia di sana.
