POSKOTA.CO.ID - Menjalankan ibadah puasa Ramadhan sering kali membuat sebagian orang ragu untuk tetap berolahraga. Kekhawatiran akan rasa lemas, dehidrasi, hingga penurunan energi menjadi alasan utama banyak orang memilih mengurangi aktivitas fisik selama berpuasa.
Padahal, menjaga tubuh tetap aktif justru menjadi salah satu kunci agar kondisi fisik tetap prima sepanjang Ramadhan 2026 ini.
Selain pola makan yang seimbang, pengaturan aktivitas fisik yang tepat terbukti mampu membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan pola hidup selama puasa.
Menjalankan ibadah puasa Ramadhan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk tetap bugar dan produktif. Selain pengaturan pola makan, pengelolaan aktivitas fisik, termasuk olahraga, menjadi faktor penting untuk menjaga kebugaran tubuh selama berpuasa.
Baca Juga: Menjelang Idul Fitri, Ini 8 Golongan yang Berhak Menerima Zakat Fitrah Menurut Al-Quran
Poskota melansir dari laman resmi ipb.ac.id, Dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University sekaligus Pakar Food and Community Nutrition, Muhammad Aries, SP, MSi, menjelaskan bahwa olahraga yang dilakukan dengan tepat justru memberikan banyak manfaat selama puasa.
Menurutnya, aktivitas fisik dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme tubuh.
“Dengan berolahraga secara rutin, tubuh dapat lebih efisien dalam membakar lemak sebagai sumber energi,” ujarnya dikutip Poskota pada, 27 Februari 2026. Ia menambahkan, efisiensi metabolisme tersebut juga mendukung proses penurunan berat badan secara sehat.
Jenis Olahraga yang Dianjurkan Saat Puasa
Selama menjalani puasa Ramadhan, pemilihan jenis olahraga menjadi hal yang sangat penting. Aries menyarankan masyarakat untuk memilih aktivitas fisik dengan intensitas ringan hingga sedang agar tubuh tidak mengalami kelelahan berlebihan maupun dehidrasi.
Durasi olahraga yang dianjurkan berkisar antara 20 hingga 45 menit, tergantung kondisi tubuh masing-masing individu. Beberapa olahraga yang dinilai aman dilakukan selama puasa antara lain:
- Jalan kaki atau jogging ringan selama 30-45 menit
- Yoga atau peregangan selama 20-30 menit
- Latihan kekuatan ringan seperti push-up, sit-up, dan squat
- Bersepeda santai
- Senam atau aerobik ringan
Jenis olahraga tersebut membantu menjaga kebugaran tanpa memberikan tekanan berlebihan pada tubuh yang sedang berpuasa. Bagi seseorang yang telah terbiasa berolahraga secara rutin, intensitas latihan tetap perlu dikendalikan. Latihan beban disarankan menggunakan beban sedang dengan volume latihan yang dikurangi.
