Jika ingin meningkatkan intensitas latihan, repetisi dapat ditambah menggunakan beban yang lebih ringan. Sementara latihan kardio sebaiknya tetap berada pada intensitas ringan hingga sedang, disertai peregangan serta latihan mobilitas untuk menjaga fleksibilitas otot.
Baca Juga: Besaran Zakat Fitrah Tahun 2026 Berapa? Segini Ketentuan Baznaz untuk Wilayah Jabodetabek
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Ramadhan
Selain jenis olahraga, waktu pelaksanaan juga memegang peranan penting agar tubuh tetap aman selama berpuasa. Aries merekomendasikan beberapa waktu ideal untuk berolahraga, yaitu:
- Menjelang waktu berbuka puasa
- Setelah berbuka antara Magrib dan Isya
- Setelah salat tarawih sekitar pukul 21.00-23.00
- Sebelum sahur bagi yang sudah terbiasa berolahraga pagi
Pemilihan waktu yang tepat membantu tubuh mendapatkan energi serta cairan yang cukup setelah aktivitas fisik dilakukan.
Baca Juga: Berkah Ramadhan, Pelaku Usaha Buah Kolang Kaling di Lebak Banjir Pesanan
Pentingnya Asupan Nutrisi dan Istirahat
Selain olahraga, keseimbangan nutrisi dan cairan menjadi faktor utama dalam menjaga stamina selama Ramadhan.
"Pastikan asupan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menghindari dehidrasi. Pilih makanan yang kaya karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat agar energi tetap terjaga sepanjang hari," pesannya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat menghindari olahraga dengan intensitas tinggi dan durasi panjang selama puasa. "Istirahat yang cukup penting agar tubuh memiliki waktu untuk pemulihan," tutupnya.
Dengan pengaturan olahraga, waktu latihan, serta pola makan yang tepat, puasa Ramadhan tetap dapat dijalani secara sehat, bugar, dan produktif tanpa harus mengorbankan kondisi fisik.
