Warga Kampung Bilik Menanti Kepastian Relokasi, Kenangan Terkubur Perluasan Lahan Pemakaman

Kamis 26 Feb 2026, 05:30 WIB
Suasana permukiman warga di Kampung Bilik, Kalideres, Jakarta Barat, yang akan dikosongkan untuk perluasan TPU Pegadungan.

Suasana permukiman warga di Kampung Bilik, Kalideres, Jakarta Barat, yang akan dikosongkan untuk perluasan TPU Pegadungan.

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Di sudut kawasan Kalideres, Jakarta Barat, aktivitas warga Kampung Bilik masih berjalan seperti biasa. Anak-anak bermain di gang sempit, ibu-ibu berbincang di depan rumah, dan para kepala keluarga berangkat bekerja dengan harapan yang sama: kejelasan tentang masa depan tempat tinggal mereka.

Namun di balik rutinitas itu, tersimpan kegelisahan. Kampung yang telah mereka bangun selama puluhan tahun akan segera dikosongkan untuk pembangunan perluasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pegadungan. Hingga kini, sebagian warga merasa masih “menggantung” menunggu kepastian relokasi.

Sutini, warga RT 02 RW 07, mengaku belum menerima informasi yang jelas mengenai tempat tinggal pengganti. Perempuan yang telah sekitar 30 tahun menetap di Kampung Bilik itu hanya berharap proses relokasi segera dipastikan.

“Kalau saya sampai sekarang belum ada kepastian. Memang kemarin Pak Lurah sempat datang, tapi belum ada informasi jelas soal rusun,” ujarnya pada Rabu, 25 Februari 2026.

Baca Juga: Warga Cihaseum Percantik Masjid, Songsong Ramadhan dengan Gotong Royong

Meski demikian, ia tidak menolak untuk pindah. Baginya, yang terpenting adalah lokasi rumah susun tidak terlalu jauh dari tempat tinggal sekarang.

Faktor usia suami dan kondisi pekerjaan yang tidak menentu menjadi pertimbangan utama.

“Kalau bisa yang dekat saja, seperti Rusun Tegal Alur. Suami sudah tua, kerjanya serabutan, kalau jauh nanti malah susah,” katanya.

Harapan serupa disampaikan Kokom, 46 tahun, warga lainnya. Ia menilai kepindahan ke rumah susun bisa menjadi solusi, asalkan pemerintah mempertimbangkan kedekatan lokasi dengan lingkungan lama.

Baca Juga: Tawa Kecil Bangkit di Tengah Luka Longsor Pasirlangu

“Daripada terkatung-katung seperti sekarang, kami siap pindah. Tapi jangan jauh-jauh, kalau bisa tetap dekat dari sini,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update