Sebaliknya, negara yang terletak di sekitar garis khatulistiwa cenderung memiliki panjang siang dan malam yang relatif stabil sepanjang tahun.
Itulah sebabnya durasi puasa di kawasan Asia Tenggara dan sebagian Afrika tidak mengalami perbedaan drastis.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa Ramadhan, Perhatikan Menu Sahur dan Kebersihan Mulut
Bagaimana Durasi Puasa di Indonesia?
Di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, durasi puasa relatif moderat. Pada Ramadan 2026, rata-rata waktu puasa di Indonesia mencapai sekitar 13 jam 28 menit.
Melansir data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya menjalani puasa sekitar 13 jam. Sementara di wilayah timur Indonesia, seperti Papua, durasinya bisa sedikit lebih singkat.
Kondisi ini terjadi karena Indonesia berada di sekitar garis khatulistiwa, sehingga panjang siang dan malam tidak mengalami perubahan ekstrem sepanjang tahun.
Perbedaan durasi puasa ini menunjukkan betapa faktor geografis berpengaruh besar terhadap pelaksanaan ibadah Ramadan di berbagai belahan dunia.
Meski waktunya berbeda, esensi dan nilai spiritual puasa tetap sama bagi umat Islam di mana pun berada.
