Rifaldy Fajar dan Prihantini Siapa serta Lulusan Mana? Viral usai Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD 2026

Selasa 26 Mei 2026, 11:07 WIB
Kolase Rifaldy Fajar dan Prihantini tengah viral setelah keduanya dikaitkan dengan dugaan manipulasi riset dan pemalsuan identitas dalam forum ilmiah internasional ISPPD 2026. (Sumber: X/@txtdarigurugenz)

Kolase Rifaldy Fajar dan Prihantini tengah viral setelah keduanya dikaitkan dengan dugaan manipulasi riset dan pemalsuan identitas dalam forum ilmiah internasional ISPPD 2026. (Sumber: X/@txtdarigurugenz)

POSKOTA.CO.ID - Nama Rifaldy Fajar dan Prihantini tengah viral setelah keduanya dikaitkan dengan dugaan manipulasi riset dan pemalsuan identitas dalam forum ilmiah internasional ISPPD 2026.

Konferensi itu sendiri berlangsung di Kopenhagen, Denmark, dan kini memicu perdebatan Panjang di kalangan warganet.

Di mana, kasus tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul unggahan dari akun Threads @mandharabrasika yang mengungkap sejumlah dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan konferensi ISPPD 2026.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, salah satu terduga pelaku disebut melakukan pergantian identitas saat melakukan presentasi ilmiah di konferensi tersebut.

Akun Threads yang pertama kali membongkar dugaan itu menyebut modus yang digunakan cukup mengejutkan, yakni dengan mengganti nama, jilbab, hingga nametag ketika tampil dalam sesi presentasi.

"Salah seorang pelaku melakukan pemalsuan identitas. Modusnya pelaku berganti-ganti nama saat presentasi, bermodal ganti jilbab dan nametag," tulis akun tersebut, seperti dikutip pada Selasa, 26 Mei 2026.

Selain dugaan pemalsuan identitas, perhatian publik juga tertuju pada keaslian riset yang dipresentasikan dalam forum internasional tersebut.

Dalam unggahan yang sama, disebutkan bahwa penelitian yang dipresentasikan diduga dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), bahkan disebut mengandung fabrikasi data.

Tuduhan tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai validitas hasil penelitian yang dibawa ke konferensi internasional tersebut.

"Bukan hanya identitas, risetnya pun palsu! Dibuat dengan AI dan/atau fabrikasi data. Risetnya dibuat terlihat sangat hebat. Padahal risetnya tidak pernah ada. Datanya palsu di generate AI, gambar dan tulisan nya juga," lanjutnya.

Baca Juga: Lirik Lagu Veronika Om Storm yang Viral di TikTok, Apa Maknanya?

Tangkapan layar dugaan manipulasi riset dan pemalsuan identitas dalam forum ilmiah internasional ISPPD 2026 yang dikaitkan dengan sosok Rifaldy Fajar dan Prihantini. (Sumber: X/@ardisatriawan)

Rifaldy Fajar Buka Suara


Berita Terkait


News Update