POSKOTA.CO.ID - Menjaga kebugaran tubuh selama bulan Ramadhan tetap penting meski umat Muslim menjalankan ibadah puasa.
Namun, waktu olahraga perlu diatur secara cermat agar tidak berdampak buruk pada kesehatan maupun mengganggu kekhusyukan ibadah.
Praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, dokter Zaidul Akbar, menjelaskan bahwa olahraga tetap boleh dilakukan selama puasa, asalkan memperhatikan waktu dan intensitasnya.
Menurut dia, kesalahan dalam memilih jam olahraga justru bisa membuat tubuh kelelahan dan kehilangan cairan secara berlebihan.
Lantas, kapan waktu terbaik untuk olahraga menurut dokter Zaidul Akbar? Berikut ulasan selengkapnya seperti dikutip melalui kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, pada Selasa, 24 Februari 2026.
Kapan Waktu Olahraga yang Tepat Saat Puasa?
Dalam menjalani puasa, tubuh berada dalam kondisi menahan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam.
Karena itu, aktivitas fisik yang dilakukan sebaiknya tidak memberatkan tubuh atau menyebabkan dehidrasi ekstrem.
Dokter Zaidul Akbar menekankan, olahraga saat puasa seharusnya bertujuan menjaga kesehatan, bukan memforsir tenaga.
Jika olahraga sampai membuat tubuh sangat lemas, pusing, atau haus berlebihan, maka aktivitas tersebut perlu dievaluasi ulang.
Waktu yang paling sering direkomendasikan untuk olahraga saat puasa adalah menjelang berbuka.
.jpg)