Imas Damayanti, Merawat Asa di Tengah Ujian Hidup

Selasa 24 Feb 2026, 08:33 WIB
Imas Damayanti, bisnis PR dan EO. (Sumber: dok pribadi)

Imas Damayanti, bisnis PR dan EO. (Sumber: dok pribadi)

Dari sinilah langkah awal bisnisnya dimulai. Berbekal pengalaman aktif mengelola acara saat mondok di pesantren, ia perlahan merintis usaha di bidang public relation (PR) dan event organizer (EO).

Tanpa modal finansial, ia menawarkan jasa penulisan opini, membantu para profesional dan akademisi menuangkan gagasan mereka, hingga akhirnya mendapatkan proyek komunikasi yang lebih besar.

Imas mengaku, perjalanan itu tentu tak mulus. Penolakan demi penolakan ia hadapi saat melakukan pitching ke berbagai calon klien. Bahkan, ia mengaku lebih dari 40 kali mengalami kegagalan mendapatkan proyek. Namun dari penolakan demi penolakan itu dirinya belajar.

Baca Juga: Dampak Viral Kasus Tumbler Hilang di KRL: PHK untuk Anita dan Satu Keluarga Hadapi Teror Digital

Di tengah kesibukannya sebagai pemilik usaha, mahasiswa S2, sekaligus ibu dua anak, Imas menerapkan disiplin waktu yang ketat.

Ia memulai aktivitas sebelum subuh untuk mengecek pekerjaan, berolahraga setelah salat, lalu memasak dan mengurus anak sebelum menjalankan agenda pertemuan atau kuliah.

“Kita yang atur sendiri jadwal dari bangun sampai tidur lagi. Besok mau ketemu siapa, mau ngelakuin apa, itu kita yang atur," terang perempuan 36 tahun itu.

Motivasi terbesarnya untuk terus melangkah datang dari keluarga, terutama anak-anak dan orang tua. Sejak kecil ia tumbuh dengan semangat ingin tahu dan dorongan untuk terus maju.

Baca Juga: Komite Hiburan Malam Sebut Raperda KTR Jakarta Berpotensi Timbulkan PHK Karyawan

Dia juga ingin menjadi suri tauladan bagi anak-anaknya kelak dalam mengarungi kehidupan.

“Apa yang bikin tetap yakin ya anak-anak. Gue nggak mau bikin ibu gue malu, apalagi sekarang anak-anak lihat apa yang ibunya lakukan," kata Imas.

Dari keterpurukan akibat PHK, Imas Damayanti membuktikan bahwa keterbatasan bukan akhir perjalanan. Dengan jaringan, ketekunan, dan kemauan belajar, ia berhasil bangkit dan menjadi sosok perempuan tangguh yang menginspirasi banyak orang untuk tidak menyerah pada keadaan.


Berita Terkait


News Update