Lebih jauh, Ustadz Adi Hidayat mengingatkan, doa buka puasa bukan sekadar satu bacaan pendek.
Ia hanyalah pembuka dari rangkaian doa yang seharusnya dipanjatkan saat berbuka.
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa doa orang yang berpuasa saat berbuka termasuk doa yang tidak tertolak.
Karena itu, umat dianjurkan memperbanyak permohonan, mulai dari ampunan dosa, keberkahan hidup, kesehatan, hingga kebaikan bagi keluarga.
Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa, doa buka puasa boleh dibaca saat berbuka, baik sebelum maupun sesudah minum, sesuai dengan pendapat ulama yang diikuti.
Yang perlu dihindari adalah sikap saling menyalahkan dan terjebak dalam perdebatan teknis. Ramadhan sejatinya adalah momentum untuk memperbanyak ibadah dan doa.
Maka, alih-alih sibuk mempersoalkan waktu, umat Islam justru dianjurkan memaksimalkan kesempatan emas saat berbuka untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon segala kebaikan.
