Doa Buka Puasa Dibaca Sebelum atau Sesudah Magrib? Ini Jawaban Ustadz Adi Hidayat

Selasa 24 Feb 2026, 15:45 WIB
Penjelasan Ustadz Adi Hidayat (UAH) soal doa buka puasa kapan seharusnya dibaca.(Sumber: Tangkapan Layar YouTube/Adi Hidayat Official)

Penjelasan Ustadz Adi Hidayat (UAH) soal doa buka puasa kapan seharusnya dibaca.(Sumber: Tangkapan Layar YouTube/Adi Hidayat Official)

POSKOTA.CO.ID - Setiap bulan Ramadhan tiba, pertanyaan mengenai kapan doa buka puasa seharusnya dibaca, sebelum atau sesudah Magrib banyak dicari.

Pertanyaan ini tampak sederhana, namun nyatanya kerap memicu perdebatan Panjang di kalangan masyarakat.

Perbedaan praktik di lapangan membuat sebagian umat merasa ragu. Ada yang terbiasa membaca doa buka puasa tepat sebelum meneguk air atau menyantap kurma, sementara yang lain baru melafalkannya setelah minum atau makan.

Tak sedikit pula yang mempertanyakan keabsahan salah satu cara, bahkan menganggap praktik tertentu kurang tepat atau menyimpang dari sunnah.

Kondisi ini menunjukkan masih adanya kebingungan dalam memahami dalil serta konteks ibadah puasa secara utuh.

Menjawab kegelisahan tersebut, Ustadz Adi Hidayat memberikan penjelasan secara runtut dan mudah dipahami, tanpa menghakimi praktik yang berbeda.

Lantas, bagaimana sebenarnya penjelasan Ustadz Adi Hidayat mengenai doa buka puasa?

Apakah doa tersebut dibaca sebelum Magrib, sesudah Magrib, atau justru tepat di momen berbuka? Berikut ulasan lengkapnya yang dikutip dari kanal YouTube Seekor Lebah, pada Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa Ramadhan, Perhatikan Menu Sahur dan Kebersihan Mulut

Doa Buka Puasa Dibaca Sebelum atau Sesudah Magrib?

Menanggapi persoalan tersebut, Ustadz Adi Hidayat memberikan penjelasan komprehensif berdasarkan hadis dan kaidah keilmuan Islam.

Ia menegaskan, inti persoalan bukan terletak pada perdebatan sebelum atau sesudah, melainkan pada memanfaatkan momen berbuka sebagai waktu mustajab untuk berdoa.


Berita Terkait


News Update