Perubahan terbesar tentu terletak pada sektor dapur pacu. Infinix Note 60 Pro ditenagai chipset Snapdragon 7S Gen 4 5G, menggantikan MediaTek yang digunakan pada varian reguler.
Secara benchmark, peningkatan performa diklaim mencapai 20 persen dibanding versi standar. Untuk gaming ringan seperti Mobile Legends: Bang Bang, performa bisa menembus 120 FPS dengan stabil.
"Varian Pro lebih kencang soal ngecas 90 watt dan prosesor, tapi untuk main game ringan performanya mirip Note 60 biasa." katanya.
Namun, pada game berat seperti Genshin Impact, frame rate masih berkisar di 30-40 FPS. Artinya, peningkatan performa terasa, tetapi belum revolusioner untuk gamer hardcore.
Baca Juga: Anti Lowbat! 5 Hp Infinix Baterai Jumbo 6000mAh Termurah 2026
Kamera 50MP OIS dan Baterai 6.500 mAh Super Cepat
Di sektor fotografi, Note 60 Pro mengusung kamera utama 50 MP dengan OIS serta lensa ultrawide 8 MP. Kamera depan 32 MP mendukung perekaman video hingga 4K 30 fps.
Kehadiran Snapdragon membantu optimalisasi pemrosesan gambar, terutama dalam kondisi minim cahaya. Hasil foto diklaim lebih terang, detail, dan memiliki dynamic range yang lebih baik.
Dari sisi daya, baterai 6.500 mAh menjadi nilai jual utama. Pengisian cepat 90W memungkinkan pengisian daya dalam waktu singkat, ditambah dukungan wireless charging 30W fitur yang jarang ditemui di kelas mid-range.
Tantangan Harga di Pasar Mid-Range
Dengan harga hampir Rp6 juta, Infinix Note 60 Pro masuk ke wilayah persaingan ketat. Banyak merek lain menawarkan spesifikasi serupa dengan reputasi yang sudah lebih dulu mapan di segmen ini.
"Infinix Note 60 Pro bagus karena keluar dari zona nyaman, tapi efeknya terasa di waktu yang salah. Harganya hampir Rp6 juta, jadi saingan banyak," tuturnya.
Meski demikian, langkah Infinix menggunakan Snapdragon dan menghadirkan fitur premium menunjukkan ambisi besar untuk naik kelas.
Kombinasi desain metal, layar 144Hz, fast charging 90W, dan fitur Active Matrix Display menjadi bukti keseriusan mereka.
