KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Selama Ramadhan, Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan di sejumlah titik yang dinilai rawan tawuran dan kejahatan jalanan dengan mengerahkan personel Brimob untuk membantu jajaran kewilayahan.
Pelibatan personel Brimob sebagai strategi untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, terutama malam hingga dini hari.
"Kehadiran Brimob di kewilayahan merupakan bantuan penguatan bagi satuan kewilayahan, khususnya pada titik dan jam rawan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Kamis, 19 Februari 2026.
Menurut Budi, Brimob memiliki kemampuan penanggulangan gangguan keamanan berintensitas tinggi, tapi juga dapat dilibatkan dalam kegiatan preventif.
Baca Juga: 291 Titik Jalan Rusak, Pemkab Tangerang Bakal Perbaiki Tahun 2026
Maka dari itu, para anggota tersebut akan diterjunkan dalam patroli skala besar dan ditempatkan di lokasi tertentu yang masuk pemetaan titik rawan.
Lanjut Budi, strategi tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang gerak kelompok yang berpotensi melakukan aksi tawuran maupun tindak kriminal jalanan.
Kemudian, salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Duren Sawit Jakarta Timur, karena di kawasan tersebut kerap menjadi titik pertemuan kelompok tawuran.
"Titik tawuran seperti di Duren Sawit dan beberapa titik di wilayah lainnya, kerap menjadi lokasi pertemuan tawuran diantaranya disebabkan karena faktor kebiasaan," kata Budi.
Baca Juga: Satgas Saber Pangan Kembali Temukan Pelanggaran Harga Minyakita
Selain itu, Budi menyampaikan pihaknya juga melakukan patroli rutin pada jam rawan serta menempatkan personel di titik strategis untuk mencegah terbentuknya kerumunan yang berpotensi memicu bentrokan.
Jika ditemukan aktivitas mencurigakan, aparat akan segera mengambil langkah pencegahan.
"Untuk memberikan rasa aman bagi pengendara dan pekerja yang melintas, dilakukan patroli rutin, patroli pada jam rawan, penempatan personel di lokasi tertentu, serta langkah pencegahan saat terdeteksi adanya aktivitas berkumpul yang berpotensi mengarah pada tawuran," ucapnya.
Lebih lanjut, Budi juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda gangguan kamtibmas.
Baca Juga: Mobil Towing Polisi Parkir di Bahu Jalan Kawasan Kembangan Jakbar Ditindak Petugas
Dengan langkah tersebut, Polda Metro Jaya berharap potensi tawuran dan kejahatan jalanan dapat ditekan, sehingga situasi keamanan di wilayah hukum tetap terjaga dan kondusif.
"Kami juga mengimbau masyarakat, apabila melihat tanda-tanda gangguan keamanan, agar segera melapor melalui layanan darurat 110 supaya dapat ditindaklanjuti dengan cepat," ujarnya. (man)
