Apakah Puasa Sah Jika Lupa Niat? Begini Hukumnya Menurut Penjelasan Buya Yahya

Kamis 19 Feb 2026, 14:48 WIB
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya. (Sumber: Instagram/@buyayahya_albajah)

Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya. (Sumber: Instagram/@buyayahya_albajah)

Kesalahpahaman lain yang sering terjadi di masyarakat adalah anggapan bahwa niat harus diucapkan dengan lafaz Arab yang panjang dan baku.

Buya Yahya meluruskan pandangan tersebut dengan menegaskan bahwa niat tidak bergantung pada bahasa tertentu.

Niat boleh dilakukan dengan bahasa apa pun, bahkan cukup dilintaskan di dalam hati dengan kalimat sederhana.

Yang terpenting adalah adanya kesadaran dan tujuan jelas untuk menjalankan puasa Ramadhan keesokan harinya.


Berita Terkait


News Update