Aldi Satya Mahendra Bidik 10 Besar di Seri Pembuka World Supersport 2026

Kamis 19 Feb 2026, 16:41 WIB
Potret pembalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra. (Sumber: Istimewa)

Potret pembalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra. (Sumber: Istimewa)

POSKOTA.CO.ID - Pembalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra memulai kiprahnya di ajang World Supersport 2026 dengan turun pada seri pembuka di Phillip Island Grand Prix Circuit, Australia, 20–22 Februari.

Rider yang memperkuat AS Racing Team itu menargetkan hasil positif sejak awal musim dengan membidik finis 10 besar.

Memasuki tahun keduanya di World Supersport, Aldi bertekad meningkatkan pencapaian dibanding musim sebelumnya.

Menjelang musim 2026, pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia tersebut menjalani program persiapan serius. Ia hampir satu bulan menetap di Andorra sejak akhir Januari untuk fokus pada latihan fisik dan adaptasi.

Baca Juga: Lolos Seleksi Ketat! 10 Anak Indonesia Siap Jadi Pembalap Dunia

Dalam rangkaian latihan itu, Aldi juga menjajal Yamaha YZF-R9 di Sirkuit Andalusia, Spanyol. Ia turut menyerap pengalaman dari rekan setimnya, Albert Arenas, yang merupakan juara dunia Moto3 2020.

"Round pertama World Supersport 2026 akan segera kick off. Saya sudah siap-siap, latihan 4 hari di Andalusia, memperkuat fisik di Eropa juga mendapatkan masukan-masukan yang penting dari tim dan Albert Arenas. Membuat saya tambah percaya diri menjalani seri 1 akhir pekan ini mengincar 10 besar race. Saya berharap hasil seri pembuka sesuai target, dan dengan pengalaman musim lalu jadi modal menghadapi persaingan tahun ini," ungkap Aldi Satya Mahendra.

Evaluasi Musim Lalu Jadi Modal

Pembalap Indonesia, Aldi Satya Mahendra. (Sumber: Istimewa)

Pembalap asal Yogyakarta itu sudah pernah merasakan karakter lintasan Phillip Island pada musim 2025. Saat itu ia mengalami DNF pada Race 1 dan finis posisi 13 di Race 2.

Sepanjang musim lalu, pencapaian terbaik Aldi adalah finis posisi lima di Autodrom Most, Republik Ceko. Ia juga sempat lima kali menembus 10 besar.

Baca Juga: F4 Indonesia Perkenalkan Balap Formula di IIMS 2026

Namun musimnya sempat terhambat cedera fraktur pada kedua pergelangan tangan akibat insiden saat latihan di Eropa. Akibatnya, rider berusia 19 tahun tersebut absen pada empat seri terakhir dan menutup musim di peringkat 17 dengan 73 poin.


Berita Terkait


News Update