POSKOTA.CO.ID - PT Astra Honda Motor kembali menjalankan program pembinaan balap melalui Astra Honda Racing School.
Setelah seleksi di Astra Honda Safety Riding dan Training Center pada 15 Februari 2026, sebanyak 10 pembalap muda resmi terpilih sebagai siswa tahun ini.
Peserta seleksi berasal dari berbagai daerah dan berusia sekitar 10–14 tahun. Mereka melewati serangkaian penilaian untuk melihat potensi menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Seleksi Uji Teknik hingga Daya Tahan
Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari teknik dasar hingga kemampuan adaptasi lintasan, antara lain:
Baca Juga: F4 Indonesia Perkenalkan Balap Formula di IIMS 2026
- Riding position
- Braking
- Racing line
- Cornering
- Body movement
- Spatial awareness
Selain teknik, konsistensi performa dan ketahanan fisik menjadi indikator penting sebelum akhirnya dipilih 10 peserta terbaik.
Latihan Tidak Hanya di Deltamas
Program tahun ini tidak hanya berlangsung di pusat pelatihan. Para siswa juga akan merasakan atmosfer balap nyata di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menjelaskan tujuan pembaruan tersebut.
Baca Juga: AHM Perkuat Pembinaan Pebalap Indonesia untuk Moto3 Junior dan ARRC 2026
“AHRS menjadi pijakan awal bagi lahirnya pebalap-pebalap Indonesia yang tangguh secara teknik, mental, dan fisik. Melalui penguatan program latihan di sirkuit permanen seperti Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, kami ingin memberikan pengalaman balap yang lebih utuh agar para siswa semakin siap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia dengan penuh kebanggaan,” ujarnya.
Materi Pelatihan hingga Karakter Atlet
Selain latihan lintasan, peserta juga mempelajari:
- Manajemen balap
- Komunikasi tim
- Pembentukan karakter atlet profesional
