POSKOTA.CO.ID - Menjalani puasa di bulan suci Ramadhan membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Rasa lemas, mengantuk, hingga sulit berkonsentrasi sering muncul jika pola makan dan gaya hidup tidak terkelola dengan baik.
Karena itu, penting memahami strategi menjaga energi selama puasa agar aktivitas harian tetap lancar.
Dengan asupan nutrisi tepat, hidrasi cukup, serta kebiasaan sehat, stamina bisa terjaga optimal dari waktu sahur hingga berbuka.
Dilansir dari laman kpoin pada Kamis, 19 Februari 2026. Berikut tips agar bertenaga walaupun sedang berpuasa ramadhan.
Baca Juga: Bolehkah Buka Puasa Ramadhan Pakai Gorengan? Ini Penjelasan Ahli dan Cara Aman Mengonsumsinya
9 Tips Tetap Bertenaga Saat Puasa Ramadhan

Berikut 9 tips sehat agar tetap bertenaga saat puasa Ramadhan:
Asupan Nutrisi untuk Energi Maksimal Saat Sahur
Sahur menjadi fondasi utama menjaga daya tahan tubuh sepanjang hari. Pemilihan makanan yang tepat dapat membantu mencegah rasa lemas berlebihan.
- Utamakan Protein agar Kenyang Lebih Lama
Protein membantu mempertahankan massa otot sekaligus memberikan rasa kenyang lebih tahan lama. Nutrisi ini juga berperan dalam menjaga kestabilan gula darah sehingga energi dilepaskan secara bertahap.
Sumber protein ideal untuk sahur antara lain telur, ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, dan susu rendah lemak.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan 2026 di Wilayah DKI Jakarta
- Pilih Karbohidrat Kompleks untuk Energi Stabil
Karbohidrat tetap dibutuhkan sebagai bahan bakar utama tubuh. Namun, pilih jenis karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum utuh, kentang, atau ubi.
Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga energi tetap stabil dan mencegah lonjakan gula darah yang memicu rasa lemas.
- Lengkapi dengan Lemak Sehat dan Serat
Lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, biji chia, dan minyak zaitun membantu menyimpan energi lebih lama.
Sementara itu, serat dari sayur dan buah menjaga sistem pencernaan tetap lancar serta mencegah rasa lapar berlebihan di siang hari.
Kunci Hidrasi Optimal untuk Cegah Dehidrasi
Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas saat puasa. Kurangnya cairan bisa menurunkan konsentrasi dan memicu sakit kepala.
Baca Juga: Tokoh Islam Nusantara yang Diakui Dunia, Ini 5 Ulama Indonesia Paling Berpengaruh
- Terapkan Pola Minum 2-4-2
Pola minum dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur efektif membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
Air putih berperan penting dalam menjaga metabolisme serta mendukung stamina tetap prima.
- Batasi Minuman Manis dan Berkafein
Minuman manis berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan energi drastis.
Sementara kafein dari kopi atau teh bersifat diuretik yang dapat mempercepat kehilangan cairan tubuh. Konsumsilah secukupnya dan imbangi dengan air putih.
- Konsumsi Buah Kaya Air
Semangka, melon, jeruk, pir, dan stroberi mengandung kadar air tinggi yang membantu menjaga hidrasi. Buah juga kaya vitamin dan mineral yang mendukung energi alami selama puasa.
Mengelola Energi Saat Berbuka Puasa
Berbuka bukan sekadar menghilangkan lapar dan haus, tetapi juga memulihkan energi secara bertahap.
Baca Juga: 5 Film Religi Indonesia yang Cocok Ditonton Jelang Ramadhan 2026
- Awali dengan Takjil Manis Alami
Kurma, buah segar, atau madu membantu menaikkan kadar gula darah secara perlahan. Sertai dengan air putih agar tubuh kembali terhidrasi sebelum menyantap makanan utama.
- Konsumsi Menu Seimbang
Pastikan menu berbuka mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, serta sayur. Pola makan seimbang membantu tubuh pulih dan mencegah rasa lemas di malam hari.
Hindari makan berlebihan atau terlalu banyak gorengan karena dapat membuat tubuh terasa berat dan mengantuk.
Gaya Hidup Sehat Penunjang Stamina Puasa
Selain asupan makanan, gaya hidup juga berperan besar dalam menjaga energi.
- Tetap Aktif dan Cukup Istirahat
Olahraga ringan seperti jalan santai, stretching, atau yoga dapat dilakukan menjelang berbuka atau setelah salat tarawih. Aktivitas ini membantu melancarkan sirkulasi darah tanpa menguras tenaga.
Di sisi lain, kualitas tidur juga harus diperhatikan. Atur jadwal tidur malam dengan baik dan manfaatkan power nap singkat jika diperlukan.
Bila dibutuhkan, konsumsi vitamin B kompleks, vitamin C, atau mineral sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama puasa.
Dengan menerapkan sembilan tips sehat ini, puasa Ramadan dapat dijalani dengan tubuh tetap bugar, fokus terjaga, dan energi stabil sepanjang hari.
Demikian informasi mengenai tips tetap bertenaga saat puasa ramadhan, semoga bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa.
