POSKOTACOID - Tak sedikit umat Islam yang belum mengetahui bahwa ada bacaan niat puasa Ramadhan sebulan penuh yang dapat diamalkan.
Menjelang bulan Ramadhan 1447 H, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh umat Islam agar ibadah puasa berjalan lancar dan sempurna sesuai rukun dan syarat sah puasa.
Salah satu hal yang wajib diperhatikan sebelum memasuki bulan puasa, yakni perihal niat puasa Ramadhan.
Niat merupakan bagian dari rukun puasa yang wajib dibaca oleh seorang muslim supaya puasa yang dijalankan sah.
Lalu, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk membaca niat puasa? Berikut penjelasan selengkapnya sesuai aturan agama.
Kapan Waktu Membaca Niat Puasa Ramadhan?
Menghimpun dari NU Online Jatim, niat puasa wajib dibaca seseorang pada malam hari, mulai dari terbenamnya matahari hingga sebelum terbit fajar.
Baca Juga: Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Jakarta, Depok, dan Bogor, KLIK DI SINI
Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa seseorang yang tidak membaca niat dalam rentang waktu tersebut, maka tidak sah puasa Ramadhan nya.
مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ النِّيَّةَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
Artinya: “Barang siapa yang tidak berniat puasa di malam hari sebelum terbitnya fajar, maka tidak ada puasa baginya.”(HR. Abu Daud, at Tirmidzi, an Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad).
Maka dari itu, seorang muslim harus memastikan jika dirinya tidak lupa membaca niat ketika hendak berpuasa wajib karena bisa menimbulkan konsekuensi tidak sah puasanya.
KH Yahya Zainul Ma'arif atau yang akrab disapa Buya Yahya dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV pun menegaskan mengenai pentingnya membaca niat puasa sesuai waktu yang dianjurkan.
"Waktu niat terbentang dari magrib hingga terbit fajar. Itu untuk puasa wajib, puasa Ramadhan, puasa membayar utang (qadha), puasa nadzar, juga puasa Kafarah" kata Buya Yahya dikutip dari Al-Bahajah TV pada Selasa, 17 Februari 2026.
Baca Juga: Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan, Ini Bacaan, Tata Cara, dan Waktu yang Tepat
Sebagai antisipasi apabila seseorang khawatir lupa membaca niat puasa setiap malam, maka bisa membaca niat puasa sebulan penuh seperti yang diatur dalam Mazhab Maliki.
"Jadi pas di malam pertama Ramadhan anda niat puasa sebulan penuh. Jadi kalau besok hari anda lupa (membaca) niat anda sudah punya stok, dalam mazhab Imam Malik," ujar Buya Yahya.
Bacaan Niat Puasa Ramadhan
Dikutip dari NU Online Jatim, membaca niat puasa sebulan penuh tetap harus diawali dengan membaca niat puasa harian.
Jadi, pada malam pertama 1 Ramadhan, seseorang harus membaca niat sebanyak dua kali. Niat pertama merupakan niat harian yang biasanya dibaca.
Kemudian, niat kedua adalah niat puasa satu bulan penuh yang cukup dibaca pada malam pertama Ramadhan saja.
Berikut ini bacaan niat puasa harian dan niat puasa sebulan penuh yang dapat diikuti umat Islam.
Niat Puasa Ramadhan Harian
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta'ala."
